Skripsi

ANALISIS ISI MAKNA ADAT BUDAYA PAMALI DALAM FILM HOROR PAMALI (2022) DAN PAMALI: DUSUN POCONG

Penulis SAPUTRA, RAFLY FADHIL
Jenis

Skripsi

Tahun

2024

Kode

1583/UB/FISIP-KOM/24

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

ANALISIS ISI MAKNA ADAT BUDAYA PAMALI DALAM FILM HOROR PAMALI (2022) DAN PAMALI: DUSUN POCONG

#2013211009/FISIP-KOM

Pengarang: SAPUTRA, RAFLY FADHIL

Pembimbing Pertama: Muhammad Fadeli S.Sos., M.Si.

Pembimbing Kedua: Delmarrich Bilga Ayu Permatasari S.Hum., M.Hum

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA : FISIP-Kom

Tahun Terbit: 2024

Bahasa: Ind

Kode: 1583/UB/FISIP-KOM/24

No. Klasifikasi: 070.43 SUP a

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2024

Status

Tersedia

Kode

1583/UB/FISIP-KOM/24

Deskripsi Fisik

xv, 85 hal; 21 x 30 cm

Subyek

KEBUDAYAAN

Kata Kunci

Film Horor Pamali Adat Budaya

Anotasi

ABSTRAK Seiring dengan perkembangan zaman, industri film global terus mengalami kemajuan pesat. Film kini hadir dalam berbagai genre, seperti petualangan, komedi, fantasi, fiksi ilmiah, drama, romansa, dan lain-lain. Genre horor, khususnya di Indonesia, juga mengalami banyak perubahan. Hal ini didorong oleh tingginya minat masyarakat terhadap film horor, yang terlihat dari banyaknya film horor yang beredar di pasaran. Salah satu subgenre yang mendapat perhatian adalah film horor dengan tema budaya. Indonesia, yang terkenal dengan keberagaman budaya dan sukunya, termasuk budaya pamali. Pamali memiliki berbagai makna tergantung pada daerah dan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna adat budaya Pamali dalam film Pamali (2022) dan Pamali: Dusun Pocong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan sumber data sekunder. Teori yang digunakan adalah analisis semiotika oleh Roland Barthes, yang mengembangkan teori semiotika berdasarkan gagasan dari Ferdinand de Saussure dari penanda dan petanda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Pamali (2022) dan Pamali: Dusun Pocong memiliki interpretasi makna pamali yang berbeda. Dengan menganalisis budaya pamali, seseorang dapat memahami lebih dalam tentang budaya ini di berbagai daerah, serta membuka peluang untuk produksi film dengan tema serupa. Meskipun memiliki interpretasi yang berbeda, pamali tetap memiliki makna dan tujuan yang sama, yaitu sebagai pembelajaran bahwa setiap tindakan, sekecil apapun pasti memiliki konsekuensi. Kata-kata Kunci: Film Horor, Pamali, Adat Budaya

Catatan

Wisuda 2024

Di-entri: 05 November 2024 04:54