KLINIKHOAKS.JATIMPROV.GO.ID. SEBAGAI UPAYA DINAS KOMINFO JATIM MEMINIMALISIR BERITA HOAKS
Penulis Putra, Risky FernandaSkripsi
2024
1577/UB/FISIP-KOM/24
Ind
KLINIKHOAKS.JATIMPROV.GO.ID. SEBAGAI UPAYA DINAS KOMINFO JATIM MEMINIMALISIR BERITA HOAKS
#2013211054/FISIP-KOMPengarang: Putra, Risky Fernanda
Pembimbing Pertama: Dr. Fitria Widiyani Roosinda, S.Sos., M.Si., CiQar.
Pembimbing Kedua: Ariyan Alfraita, S.Sos., M.I.Kom.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FISIP-Kom
Tahun Terbit: 2024
Bahasa: Ind
Kode: 1577/UB/FISIP-KOM/24
No. Klasifikasi: 302.23 PUT k
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2024
Status
Tersedia
Kode
1577/UB/FISIP-KOM/24
Deskripsi Fisik
xviii, 124 hal; 21 x 30 cm
Subyek
BERITA HOAKS
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Penggunaan media sosial secara meluas memiliki dampak yang bermacam-macam, di satu sisi dapat memberi dampak positif pada bidang sosial, pendidikan, politik, ekonomi dan sebagainya. teknologi tidak hanya memberikan dampak positif saja, namun juga memberikan dampak negatif, tindak pidana penghinaan atau ujaran kebencian (hate speech), serta penyebaran informasi bohong (hoax) di media sosial menimbulkan rasa kebencian atas permusuhan individu dan/atau kelompok. Penelitian ini di lakukan dengan melakukan pengamatan pada aplikasi Klinik Hoaks dan melakukan wawancara kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur yang berwenang dalam menjalankan aplikasi Klinik Hoaks. Analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif model Miles & Huberman. Berisikan : Reduksi Data, Penyajian Data, Verifikasi Data dan Kesimpulan. Adanya klinik hoaks belum sepenuhnya menurunkan angka berita hoaks. Menurut Kominfo secara kuantitatif sulit untuk menurunkan angka berita hoaks di Jawa Timur. karena penyebaran berita hoaks yang dinamis artinya berita hoaks tersebar secara cepat. Dalam hal ini Pihak nya melakukan evaluasi terkait penurunan angka penyebaran hoaks. Evaluasi yang dilakukan bersifat internal namun, dilakukan juga evaluasi khusus di beberapa website informasi. Adanya aplikasi ini, sangat membantu masyarakat, khususnya di Jawa Timur, dalam memastikan apakah berita yang di terima itu benar atau tidak. adanya aplikasi ini, memberi wadah, memberi ruang dan memberi media kepada masyarakat untuk memverifikasi atau mengecek sendiri keaslian dari berita. Dan masyarakat diharapkan lebih cerdas dan kritis dalam mengonsumsi informasi sehingga dapat mengurangi dampak buruk dari berita hoaks. Kata Kunci : Upaya, Kominfo, Klinik Hoaks, Hoaks
Catatan
Wisuda 2024