PENGGUNAAN GETAH KARET (LATEKS) DALAM CAMPURAN LASTON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS PASIR LUMAJANG
Penulis Achmad, MasrafiSkripsi
2024
636/UB/FT-SIP/24
Ind
PENGGUNAAN GETAH KARET (LATEKS) DALAM CAMPURAN LASTON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS PASIR LUMAJANG
#2014221022Pengarang: Achmad, Masrafi
Pembimbing Pertama: Anik Budiati, ST.MT
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FT - Teknik Sipil
Tahun Terbit: 2024
Bahasa: Ind
Kode: 636/UB/FT-SIP/24
No. Klasifikasi: 711.7 Ach s
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2024
Status
Tersedia
Kode
636/UB/FT-SIP/24
Deskripsi Fisik
x, 43 hal; 30 cm
Subyek
BETON
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Lapis aspal beton AC-WC (Asphalt Concrete- Wearing Course) adalah salah satu lapisan permukaan pada kontruksi perkerasan jalan raya lapisan aspal beton AC-WC ini banyak di kembangkan menjadi campuran lapisan perkerasan. Dalam penelitian ini di usulkan untuk penambahan campuran aspal dengan menggunakan Karet alam cair (lateks) yang merupakan hasil pencampuran lateks pekat yang memiliki kandungan karet kering 60% (KKK 60) dengan bahan kimia vulkanis. Lateks pekat KKK-60 adalah lateks yang dipekatkan dengan konsentrasi minimum 60% berat aspal kering yang di stabilkan dengan ammonia dan bahan kimia lain (Spesifikasi-Khusus-Interim-1626, 2018). Lateks dipilih sebagai bahan aditif karena melimpah dan mudah didapatkan. Dalam penelitian ini kadar lateks yang digunakan yaitu sebesar 3%, 5%, 7%, 9%, Selain lateks pasir lumajang dipilih sebagai agregat halus pengganti pasir biasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtutusi lateks (getah karet) terhadap kinerja karakteristik aspal beton (laston). Metode pengujian material dan pengujian varian aspal dan didapatkan nilai kadar aspal optimum (KAO) sebesar 4,5% untuk digunakan pada pengujian marshal dengan bahan aditif lateks.hasil meunjukkan bahwa subtitusi dapat meningatkan nilai stabilitas dan fleksibilitascampuran pada pada kadar lateks 9%. Hasil tersebut sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2018.
Catatan
Wisuda 2024