“PERENCANAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN TULANGAN - LARANGAN DENGAN METODE SPESIFIKASI MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN-BINA MARGA NO. 02/M/BM/2017”
Penulis Putera, Agung SarjitoTA
2024
632/UB/FT-Sip/24
Ind
“PERENCANAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN TULANGAN - LARANGAN DENGAN METODE SPESIFIKASI MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN-BINA MARGA NO. 02/M/BM/2017”
#1914211001Pengarang: Putera, Agung Sarjito
Pembimbing Pertama: Anik Budiati, ST. MT
Jenis: TA
Penerbit: UBHARA - FT. Sipil
Tahun Terbit: 2024
Bahasa: Ind
Kode: 632/UB/FT-Sip/24
No. Klasifikasi: 625.7 Put p
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2024
Status
Tersedia
Kode
632/UB/FT-Sip/24
Deskripsi Fisik
xiv, 87 hal; 30 cm
Subyek
PERKERASAN JALAN-RUAS JALAN
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Secara umum kerusakan jalan disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kendaraan bermuatan melebihi kapasitas, volume lalu lintas yang berlebih, dan drainase yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Dalam mengatasi kerusakan jalan dilakukan perencanaan ulang berupa perkerasan lentur (flexible pavement) atau perkerasan kaku (rigid pavement). Ruas Jalan Tulangan – Larangan Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo, termasuk dalam jalan lokal dengan panjang 8,687 km berupa dengan lebar jalan 4 – 5 m berupa jalan aspal (perkerasan lentur ) dan tanpa saluran drainase. Didapatkan nilai CBR 1,87 % <6% maka perlu perkuatan tanah dasar, untuk jalan yang perlu pelebaran (berm). Material yang digunakan pada desain agregat kelas B dengan tebal 200 mm. Pada Ruas Jalan Tulangan – Larangan ditentukan pula desain perkerasan kaku berupa material beton semen Fs 4,5 Mpa dengan tebal 200 mm, lantai kerja lapis pondasi beton kurus dengan tebal 100 mm. Dengan bahu jalan berupa perkerasan beton dengan tebal 150 mm dengan lapis pondasi agregat A dan lapis pondasi agregat B. Didapatkan panjang lengkung tikungan (Lc) pada alinyemen horizontal Lc > 25 maka direncanakan lengkung bentuk Spiral – Circle – Spiral (S-C-S). Untuk dimensi saluran drainase yang digunakan adalah u-ditch 60.80 – 120 cm gandar 20 ton. Marka yang digunakan berwarna putih kecuali marka garis tengah yang membagi arah lalu lintas, penerangan menggunakan PJU setiap 50 meter terdapat tiang PJU dari STA 0+000 sampai dengan 8+687 berjumlah total 173 tiang PJU Tunggal. Terdapat beberapa rambu peringatan antara lain di titik STA 0+050, 0+675, 2+350, 0+375, 6+000, 6+800, 1+125, 1+800, 2+200, 1+700 dan 1+850, 6+400.
Catatan
Wisuda 2024