KOMUNIKASI INTERPERSONAL MARKETING COMMUNICATION PT INDO ASIA UNGGUL DALAM PENERAPAN PELAYANAN PRIMA (STUDI DISKRIPSI KUALITATIF PADA RAK SUCE SURABAYA)
Penulis ANGGRAENI, DEVI APRILIA PUTRISkripsi
2026
1775/UB/FISIP-KOM/26
Ind
KOMUNIKASI INTERPERSONAL MARKETING COMMUNICATION PT INDO ASIA UNGGUL DALAM PENERAPAN PELAYANAN PRIMA (STUDI DISKRIPSI KUALITATIF PADA RAK SUCE SURABAYA)
#2213221005/FISIP-KOMPengarang: ANGGRAENI, DEVI APRILIA PUTRI
Pembimbing Pertama: Dra. Ratna Setyarahajoe, M.Si dan Dr. Muhammad Fadeli, S.Sos.M.Si
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA - FISIP Kom
Tahun Terbit: 2026
Bahasa: Ind
Kode: 1775/UB/FISIP-KOM/26
No. Klasifikasi: 302.54 Ang k
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2026
Status
Tersedia
Kode
1775/UB/FISIP-KOM/26
Deskripsi Fisik
xvi, 127 hal; 30 cm
Subyek
KOMUNIKASI INTERPERSONAL-PELAYANAN PRIMA
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Dalam industri distribusi ritel yang kompetitif, pelayanan prima menjadi diferensiasi krusial. Namun PT Indo Asia Unggul menghadapi tantangan berupa kesenjangan antara ekspektasi pelanggan dan realitas layanan yang berdampak pada kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh Marketing Communication dalam menerapkan pelayanan prima di Rak Suca Surabaya. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Temuan utama menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berfungsi sebagai instrumen strategis, di mana teridentifikasi hierarki unik dimensi empati diprioritaskan di atas keterbukaan (openness) khususnya dalam penanganan krisis untuk memitigasi risiko kegagalan layanan. Selain itu, interaksi personal terbukti memperkuat fungsi persuasif pemasaran dan bertindak sebagai penguat (amplifier) bagi aspek keandalan produk (hard skill), meskipun tidak dapat sepenuhnya mensubstitusi kekurangan fundamental pada kualitas produk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keseimbangan strategis antara kompetensi komunikasi dan kualitas produk mutlak diperlukan untuk membangun loyalitas pelanggan, sehingga disarankan adanya formalisasi pelatihan soft skill berbasis hierarki empati bagi perusahaan. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Marketing Communication, Pelayanan Prima, Empati, Studi Kualitatif.
Catatan
Wisuda 2026