Skripsi

APLIKASI PEMBENIHAN IKAN CUPANG BERDASARKAN PEMILIHAN PAKAN IKAN CUPANG MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (Studi Kasus: Ikan cupang NIKITA FISH di Surabaya)

Penulis Sugandi, Hernaldi Kesastriawan
Jenis

Skripsi

Tahun

2024

Kode

707/UB/FT-INF/24

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

APLIKASI PEMBENIHAN IKAN CUPANG BERDASARKAN PEMILIHAN PAKAN IKAN CUPANG MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (Studi Kasus: Ikan cupang NIKITA FISH di Surabaya)

#1814311001/INF/24

Pengarang: Sugandi, Hernaldi Kesastriawan

Pembimbing Pertama: Rahmawati Febrifyaning Tias, S.Kom., M.T.

Pembimbing Kedua: Mahaputra Hidayat, S.Kom., M.Kom.

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA : INF- Teknik

Tahun Terbit: 2024

Bahasa: Ind

Kode: 707/UB/FT-INF/24

No. Klasifikasi: 658.1 Sug A

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2024

Status

Tersedia

Kode

707/UB/FT-INF/24

Deskripsi Fisik

xix+ 143 hal; 21 X 30 cm

Subyek

Analytical Hierarchy Process

Kata Kunci

Analytical Hierarchy Process Ikan cupang Budidaya Pakan ikan cupang

Anotasi

ABSTRAK Ikan cupang merupakan salah satu komoditas yang diminati oleh berbagai kalangan, usaha non migas hal ini dibuktikan oleh Hernaldi (2010) bahwa ikan cupang memasuki pasar gunung san Surabaya, yang mengalami peningkatan. Direkrorat Jendral perikanan budidaya (2011) mengatakan bahwa indnesia telah dikenal dengan negara yang memiliki banyak jenis ikan cupang beserta corak warnanya. Dari keseluruhan jenisnya diantaranya berasal dari Indonesia atau yang dikenal adalah Betta Splendens dengan nama ikan cupang (Ostrow, 1989). Pengusaha Nikita Betta adalah yang didirikan oleh Cak deky pada tahun 2020 dan usahanya beranjak ke pasar ikan se-surabaya. Seiring dengan perkembangannya dan pengalamannya cak deky membangun potensi pakan, air. perlengkapan ikan dan potensi di filter udara. Masyarakat sekitar juga mendukung pengusaha ikan Nikita Fish yang jadi prioritas di ikan cupang yang ada di daerah Jl. Manukan Luhur VI No. 8. Manukan Kulon kec. Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur 60185 yang menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process. Dari Hasil kedua perhitungan metode didapatkan beberapa perolehan Potensi kualitas ikan cupang dan nilai hasil yang bervariasi. Pertama, didapatkan Hasil kualitas air untuk ikan cupang harus sesuai dengan ukuran ikan cupang yaitu apabila ikan cupang mempunyai panjang keseluruhan 4 cm, maka dikalikan 3 untuk jumlah ukuran akuarium, sehingga ukuran akuarium atau soliter ikan dengan panjang 4 cm adalah 12 cm. Penghitungan luas akuarium 3 kali panjang tubuh ikan cupang berlaku untuk jenis ikan cupang terbesar alias Giant. Demi memudahkan proses penggantian air dan perawata lainnya, ukuran soliter yang direkomendasikan untuk merawat ikan cupang agar tetap sehat dan hidup lebih lama adalah dengan panjang dan lebar yaitu 15 cm serta tinggi 20 cm. Sedangkan pada perhitungan Analytical Hierarchy Process dari 3 percobaan dengan kombinasi Nilai pakan ikan cupang yaitu cacing sutra memiliki kandungan nutrisi berdasarkan presentase kandungan gizi untuk ikan cupang adalah protein sebanyak 48% kandungan untuk menunjang pertumbuhan ikan cupang, Lemak untuk kandungan ikan cupang sebanyak 15%. Glikogen dan asam lemak antara mengandung 7% glikogen, 1% lemak asam organik dan 1% asam nucleic. Pakan Kutu Air (Daphnia sp) yaitu mengandung sebanyak 5% lemak dan abu 9%. Pakan jentik nyamuk yaitu mengandung sebanyak 15,58% protein, lemak sebanyak 7,8% serat pangan sebanyak 3,46%. Dari 3 jenis pakan ikan cupang yang digunakan bertujuan untuk memperoleh pakan terbaik untuk ikan cupang dan memenuhi nutrisi mikro dari sektor pertumbuhan optimal dan warna ang indah. Berikan suplemen organik yang mengandung multivitamin, mineral essensial-non essensial dan bakteri baik untuk meningkatkan sistem imun ikan cupang.

Catatan

Wisuda 2024

Di-entri: 28 August 2024 04:54