Skripsi

ANALISA PERHITUNGAN GROSS PROFIT MARGIN (GPM), NET PROFIT MARGIN (NPM), RETURN ON INVESTMENT (ROI) DAN RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP RASIO PROFITABILITAS UNTUK MENILAI KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PT AVIANT TBK.

Penulis Diniah, Mustika
Jenis

Skripsi

Tahun

2024

Kode

5599/UB/FEB-AK/24

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

ANALISA PERHITUNGAN GROSS PROFIT MARGIN (GPM), NET PROFIT MARGIN (NPM), RETURN ON INVESTMENT (ROI) DAN RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP RASIO PROFITABILITAS UNTUK MENILAI KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PT AVIANT TBK.

#2012311031/FEB/AK/24

Pengarang: Diniah, Mustika

Pembimbing Pertama: Dra. Kusni Hidayati M.Si Ak, CA

Pembimbing Kedua: Nur Lailiyatul Inayah SE, M.AK

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA : FEB-Manajemen

Tahun Terbit: 2024

Bahasa: Ind

Kode: 5599/UB/FEB-AK/24

No. Klasifikasi: 658.1 Din A

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2024

Status

Tersedia

Kode

5599/UB/FEB-AK/24

Deskripsi Fisik

xii + 69 hal; 21 X 30 cm

Subyek

Rasio Profitabilitas

Kata Kunci

Rasio Profitabilitas GPM NPM ROI dan ROE.

Anotasi

ABSTRAK Pada penelitian ini peneliti membahas tentang rasio profitabilitas perusahaan menggunakan perhitungan Gross Profit Margin (GPM), Net Profit Margin (NPM), Return On Investment (ROI) dan Return On Equity (ROE) pada PT Aviant Tbk. Rasio profitabilitas adalah rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan. Hal ini ditunjukan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan investasi. Intinya perhitungan analisa rasio profitabilitas ini menunjukkan efesiensi perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan Rasio profitabilitas pada perusahaan PT Aviant Tbk. Dari hasil presentase GPM dan NPM 4 tahun ini dikatakan baik karena diatas standart industri. Tetapi ada hasil presentase menurun disetiap perhitungan presentase. Dikarenakan HPP lebih kecil dari pada kenaikan omset. Sedangkan hasil presentase ROI dan ROE hasilnya tidak baik karena dibawah standart industri. Hal ini disebabkan oleh penerimaan dana dari penawaran umum, dana saham perseroan sebagian besar masih ditempatkan dalam bentuk deposito dan obligasi, sehingga belum memberikan return yang optimal sesuai standart perusahaan.

Catatan

Wisuda 2024

Di-entri: 19 August 2024 04:54