KLASIFIKASI KELAS MUTU BETON DENGAN METODE ARTIFICIAL NEURAL NETWORK
Penulis Kristanto,YodikTugas Akhir
2026
713/UB/FT-inf/26
INDONESIA
KLASIFIKASI KELAS MUTU BETON DENGAN METODE ARTIFICIAL NEURAL NETWORK
#2214321009/FT-InfPengarang: Kristanto,Yodik
Pembimbing Pertama: M.Mahaputra Hidayat.,S.KOM.,M.KOM
Pembimbing Kedua: Arif Arizal,S.KOM.,M.CS
Jenis: Tugas Akhir
Penerbit: UBHARA - FT - Inf
Tahun Terbit: 2026
Bahasa: INDONESIA
Kode: 713/UB/FT-inf/26
No. Klasifikasi: 005.4 Kri,k
Jenis Karya: S1
Jenis
Tugas Akhir
Tahun
2026
Status
Tersedia
Kode
713/UB/FT-inf/26
Deskripsi Fisik
xv , 92 hlm, 30 cm
Subyek
Mutu beton merupakan faktor penting dalam menentukan kekuatan
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAKSI Mutu beton merupakan faktor penting dalam menentukan kekuatan dan ketahanan struktur. Namun, metode konvensional melalui pengujian laboratorium memerlukan waktu dan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membangun model Artificial Neural Network (ANN) untuk klasifikasi mutu beton berdasarkan jenis dan proporsi material penyusunnya. Dataset yang digunakan berasal dari PT Merak Jaya Beton sebanyak 2124 buah data dengan parameter semen, fly ash, air, agregat halus, agregat kasar, admixture, serta jenis material seperti jenis pasir, merek semen dan admixture, serta ukuran batu. Penelitian ini memprediksi 18 kelas mutu beton, mulai dari B0, K100, K125, K150, K175, K200, hingga K500. Data diproses melalui tahap preprocessing yang meliputi pengecekan missing value, augmentasi, encoding, normalisasi, serta pembagian data menjadi 80% data training dan 20% data testing. Model ANN dibangun menggunakan TensorFlow dan Keras dengan pendekatan supervised learning. Pelatihan model dilakukan menggunakan tiga variasi epoch, yaitu 50, 100, dan 150. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mampu melakukan klasifikasi dengan baik, dengan akurasi sebesar 88,86% pada epoch 50, 91,66% pada epoch 100, dan 94,12% pada epoch 150. Evaluasi menggunakan confusion matrix, recall, precision, dan F1-score menunjukkan bahwa model masih men- galami kebingungan pada beberapa kelas tertentu. Secara keseluruhan, model dengan epoch 150 memberikan performa terbaik dibandingkan epoch 50 dan 100.
Catatan
Wisuda 2026