PERAN DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH DAN PERDAGANGAN DALAM PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA PASAR GEMBONG ASIH DI SURABAYA
Penulis CAHYANINGRUM,DEWI PUTRISkripsi
2023
1605/UB/FISIP-AP/23
Ind
PERAN DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH DAN PERDAGANGAN DALAM PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA PASAR GEMBONG ASIH DI SURABAYA
#1913111038/FISIP-AP/23Pengarang: CAHYANINGRUM,DEWI PUTRI
Pembimbing Pertama: Drs. Heru Iranto, M.Si dan Ismail, S.Sos., M.Si.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA; FISIP-AP
Tahun Terbit: 2023
Bahasa: Ind
Kode: 1605/UB/FISIP-AP/23
No. Klasifikasi: 352.63 Cah p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2023
Status
Tersedia
Kode
1605/UB/FISIP-AP/23
Deskripsi Fisik
xiii + 112 hal; 21x30 cm
Subyek
PERAN DINAS - KOPERASI USAHA
Kata Kunci
Anotasi
Abstrak Peran Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan dalam pemberdayaan pedagang kaki lima di Pasar Gembong Asih Surabaya harus sesuai dengan Peraturan Daerah No.9 Tahun 2014 “Tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL)”. Peran Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan sangat penting dikarenakan diharapkannya para pedagang kaki lima di Pasar Gembong Asih mendapatkan kenyamanan dalam berjualan dan memberikan evaluasi yang bijak untuk kebaikan Pasar Gembong Asih kedepannya. Pasar Gembong Asih Surabaya ini tidak bisa lepas dari peran Dinas Koperasi yang mempunyai peran untuk mengupayakan peningkatan minat pembeli, untuk peran yang dimaksud di dalam Peraturan Daerah (PERDA) No.9 Tahun 2014 yaitu Pemerintah Daerah berwenang untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyediaan ruang bagi PKL di Pusat Perbelanjaan dan Pusat Perkantoran di daerah. Bentuk pembinaan sebagaimana dimaksud antara lain berupa, monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan PKL yang ditempatkan, pembinaan kemampuan manajerial, produksi dan pemasaran yang berguna bagi pengembangan PKL yang ditempatkan pada satuan ruang bagi PKL. Metode penelitian ini menggunakan data kualitatif adalah dengan cara mengunpulkan semua data-data baik secara turun langsung ke lapangan atau tempat lokasi yang akan diteliti. Sumber data yang didapat yaitu data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh dari lapangan melalui wawancara, dan. Data sekunder merupakan data yang berasal dari melalui buku, dan dokumen resmi. Untuk teknik pengumpulan data dengancara yaitu dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini Pasar Gembong Asih sangat memerlukan revitalisasi. Upaya ini harus mampu memperbaharui semangat kerja pedagang pasar, agar dapat memperbaiki kinerja dalam berjualan, mampu mengelola manajemen keuangan. Pasar harus dikembalikan kepada jati dirinya, menjadi ruang bagi memupuk semangat produktifitas masyarakat, yang makin tergusur oleh arus globalisasi. Oleh karenanya, bisa dipahami jika revitalisasi memang cenderung diartikan secara fisik sebagai upaya untuk memperbaiki bangunan fisik yang rusak, supaya tidak kotor, penataan agar tertib dan tidak semrawut, lebih nyaman, lebih teratur, dan lain-lain.
Catatan
Wisuda 2023