ANALISIS NETNOGRAFI DALAM FENOMENA GERAKAN CANCEL CULTURE PADA FILM PENYALIN CAHAYA DI MEDIA SOSIAL TWITTER
Penulis Prakasa, Putra Adika BayuSkripsi
2023
1541/UB/FISIP-KOM/23
Ind
ANALISIS NETNOGRAFI DALAM FENOMENA GERAKAN CANCEL CULTURE PADA FILM PENYALIN CAHAYA DI MEDIA SOSIAL TWITTER
#1913221008/FISIP-KOMPengarang: Prakasa, Putra Adika Bayu
Pembimbing Pertama: Dr. Ita Nurlita, S.Sos., M.Med.Kom dan Dra. Rini Ganefwati, M.Si
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FISIP-KOM
Tahun Terbit: 2023
Bahasa: Ind
Kode: 1541/UB/FISIP-KOM/23
No. Klasifikasi: 302.54 Pra a
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2023
Status
Tersedia
Kode
1541/UB/FISIP-KOM/23
Deskripsi Fisik
x + 122 hal; 21x30 cm
Subyek
MEDIA SOSIAL - ANALISIS NETNOGRAFI
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Sejak teknologi internet muncul lahirlah media sosial yang mulai menggusur media konvensional yang sudah lama dirasakan semua orang, Media sosial seperti Twitter dizaman sekarang adalah tempat yang tepat untuk bagi warga internet untuk mendapatkan dan membagikan sebuah informasi, media sosial menciptakan netizen yang dapat memiliki peran untuk menjadi produsen informasi itu sendiri dan memiliki kuasa mengkritik sebuah informasi muncul, beragam perilaku muncul dalam komunitas virtual sehingga memunculkan sebuah budaya baru di dalamnya dari yang berdampak positif hingga negatif yang sampai merugikan terhadap moral ataupun morel. Setiap orang sepeti dituntut harus cepat mengerti setiap perkembangan budaya yang ada di media sosial, untuk memahami budaya yang muncul dapat menggunakan analisis netnografi. Penelitian ini membahas mengenai fenomena gerakan cancel culture pada film penyalin cahaya di sosial media Twitter. Penelitian ini menggunakan metode analisis netnografi dalam berbagai tweet yang ada di Twitter. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengunduh dan menyimpan tweet pada akun-akun Twitter yang selanjutnya akan dianalisis menggunakan coding dan noting. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis cancel culture terhadap aktivitas akun Twitter mengenai kasus film penyalin cahaya. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa banyak netizen yang merespons setuju untuk menanggapi gagasan mengcancel film penyalin cahaya. Hal tersebut menandakan bahwasanya masyarakat mulai terbawa pada budaya cancel culture yang mulai muncul di Indonesia. Kata Kunci : Cancel Culture, Analsisi Nenografi, Media Sosial, Twitter, Film
Catatan
Wisuda 2023