Analisis Komunikasi Persuasif Film 12 Angry Men (1957) Menggunakan Pendekatan Retrorika Aristoteles Dalam Semiotika Roland Barthes
Penulis FALIKA ALIYYA VIDIASkripsi
2026
1756/UB/FISIP-KOM/26
Ind
Analisis Komunikasi Persuasif Film 12 Angry Men (1957) Menggunakan Pendekatan Retrorika Aristoteles Dalam Semiotika Roland Barthes
#2213221018/FISIP-KomPengarang: FALIKA ALIYYA VIDIA
Pembimbing Pertama: Dra. Ratna Setyarahajoe, M.Si.
Pembimbing Kedua: Dr. Mohammad Fadeli, S.Sos.M.Si.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA; FISIP-KOM
Tahun Terbit: 2026
Bahasa: Ind
Kode: 1756/UB/FISIP-KOM/26
No. Klasifikasi: 302.2 Fal a
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2026
Status
Tersedia
Kode
1756/UB/FISIP-KOM/26
Deskripsi Fisik
xiii, 95 hal; 30 cm
Subyek
SEMIOTIKA
Kata Kunci
Anotasi
Program Studi Ilmu Komunikasi,Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bhayangkara Surabaya atiyya.vidia@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini menganalisis komunikasi persuasif dibangun dalam film 12 Angry Men melalui pengintegrasian semiotika Roland Barthes dengan teori retorika Aristoteles. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah adegan-adegan penting, dialog, bahasa tubuh, serta elemen visual untuk memahami bagaimana makna dan persuasi muncul selama proses deliberasi para juri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tanda-tanda dalam film beroperasi pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos. Pada level denotatif, film menampilkan perdebatan logis mengenai bukti persidangan; pada level konotatif, interaksi antartokoh menggambarkan tema empati, prasangka, dan ketegangan emosional; sedangkan pada level mitos, narasi menghadirkan gagasan ideologis tentang keadilan, rasionalitas, dan tanggung jawab moral. Analisis retorika menunjukkan bahwa Juror #8 menjadi figur persuasif utama melalui penerapan ethos, pathos, dan logos secara efektif, sehingga mampu memengaruhi juri lainnya tanpa paksaan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa perpaduan lapisan semiotik dan strategi retoris dalam 12 Angry Menmemperlihatkan kemampuan film sebagai media yang kuat dalam membentuk sikap dan mengarahkan penonton pada refleksi moral yang lebih mendalam. Kata kunci: komunikasi persuasif, semiotika, retorika, film.
Catatan
Wisuda 2026