PENGARUH ARUS KAS OPERASI, PERPUSTAKAAN PIUTANG, DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2023
Penulis MAHARANI, FIRELIA AZARINESkripsi
2025
5814/UB/FEB-MA/26
Ind
PENGARUH ARUS KAS OPERASI, PERPUSTAKAAN PIUTANG, DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2023
#2212111034/FEB/MA/26Pengarang: MAHARANI, FIRELIA AZARINE
Pembimbing Pertama: Enny Istanti, SE.MM dan Nurul Iman, SE.M.Si
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FEB-Manajemen
Tahun Terbit: 2025
Bahasa: Ind
Kode: 5814/UB/FEB-MA/26
No. Klasifikasi: 658.15 Mah p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2025
Status
Tersedia
Kode
5814/UB/FEB-MA/26
Deskripsi Fisik
xvii + 104 hlm, 21x30 cm
Subyek
ARUS KAS - PIUTANG
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus kas operasi, perputaran piutang, dan likuiditas terhadap profitabilitas pada perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan arus kas operasi, perputaran piutang, dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Secara parsial, arus kas operasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Sementara itu, perputaran piutang tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Selain itu, arus kas operasi merupakan variabel yang memiliki pengaruh dominan terhadap profitabilitas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian manajemen keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dan investor dalam pengambilan keputusan keuangan.
Catatan
Wisuda 2026