OPTIMASI DURASI PROYEK MENGGUNAKAN METODE PDM PADA PROYEK RUSUN SOMBO KOTA SURABAYA (BLOK K)
Penulis RACHMA SYAFIRA PUTRISkripsi
2023
631/UB/FT-SIP/23
Ind
OPTIMASI DURASI PROYEK MENGGUNAKAN METODE PDM PADA PROYEK RUSUN SOMBO KOTA SURABAYA (BLOK K)
#1714211023/FTE-SIP/23Pengarang: RACHMA SYAFIRA PUTRI
Pembimbing Pertama: Ir. Achmad Yulianto, M.T.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FT - Teknik Sipil
Tahun Terbit: 2023
Bahasa: Ind
Kode: 631/UB/FT-SIP/23
No. Klasifikasi: 627.3 Rac o
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2023
Status
Tersedia
Kode
631/UB/FT-SIP/23
Deskripsi Fisik
xiv, 78 hal; 30 cm
Subyek
PROYEK PEMBANGUNAN - Durasi Optimal
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK OPTIMASI DURASI PROYEK MENGGUNAKAN METODE PDM PADA PROYEK RUSUN SOMBO KOTA SURABAYA (BLOK K) Rachma Syafira Putri, 2022 Pembimbing : Ir.Achmad Yulianto, M.T Dalam sebuah proyek waktu dan biaya merupakan suatu hal yang saling berhubungan. Proyek yang dikatakan berhasil apabila mampu menyelesaikan dengan waktu dan biaya yang paling optimal akan tetapi tidak mengurangi mutu suatu proyek tersebut. Dalam studi ini perencanaan durasi yang optimal dibutuhkan dalam Proyek Pembangunan Rusun Sombo (Blok K) yang terletak di kelurahan simolawang. Kec. Simokerto. Kota Surabaya guna memperoleh biaya yang paling minimum. Dalam analisa waktu dan biaya proyek pembangunan Rusun Sombo (Blok K) penulis menggunakan Metode PDM ( Precedence Diagram Method). Metode PDM adalah metode penjadwalan proyek dimana kegiatan tersebut dituliskan didalam node yang pada umumnya berbentuk segiempat dengan anak panah sebagai petunjuk untuk menghubungkan antara kegiatan-kegiatan yang bersangkutan. Tahapan yang dilalui dalam proses analisa ini diawali dengan mengidentifikasi permasalahan dan mencari data sekunder berupa RAB dan Time schedule dari pihak kontraktor, langkah selanjutnya mempelajari data yang telah didapat dan menentukan durasi dan biaya proyek agar mendapat durasi yang optimal dan biaya minimum. Setelah dilakukan analisa menggunakan metode PDM ( Precedence Diagram Method ) durasi penyelesaian proyek yang sebelumnya berdurasi 216 hari kerja menjadi 214 hari kerja (turun 0,92%). Biaya langsung proyek mengalami kenaikan yang semula dalam 216 hari kerja Rp 18.223.588.310,09 menjadi Rp18.227.359.094,90 dalam 214 hari kerja (naik 0,021%).Biaya tidak langsung proyek mengalami penurunan yang semulaRp 2.028.641.223,24 dalam 216 hari kerja menjadi Rp2.009.857.508,21 dalam 214 hari kerja (turun 0,93%). Biaya total proyek setelah dipercepat selama 2 hari yang semula sebesar Rp20.252.229.533,33 menjadi Rp20.237.216.603,11 (turun 0,074%). Kata Kunci : Durasi Optimal, Metode PDM, Rusun Sombo Kota Surabaya (Blok K)
Catatan
Wisuda 2023