SISTEM DETEKSI DINI KERUSAKAN PADA MOTOR 1 PHASE BERBASIS IOT MENGGUNAKAN WEB SERVER
Penulis EDI SUPRIYANTOTA
2023
1221/UB/FTE-Te/23
Ind
SISTEM DETEKSI DINI KERUSAKAN PADA MOTOR 1 PHASE BERBASIS IOT MENGGUNAKAN WEB SERVER
#1914121031/FTE-TePengarang: EDI SUPRIYANTO
Pembimbing Pertama: Dr. Bambang Purwahyudi, ST. MT
Jenis: TA
Penerbit: UBHARA; FTE-TE
Tahun Terbit: 2023
Bahasa: Ind
Kode: 1221/UB/FTE-Te/23
No. Klasifikasi: 621.0 EDI s
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2023
Status
Tersedia
Kode
1221/UB/FTE-Te/23
Deskripsi Fisik
xxii, 79 hal; 21 cm
Subyek
MIKROKONTROLER
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Motor listrik adalah jenis dari mesin listrik yang umumnya menjadi penggerak utama pada sistem produksi sebuah perusahaan, tidak jarang motor listrik bekerja 24 jam 7 hari tanpa berhenti. Penggunaan motor AC pada industry tidak hanya motor induksi 3 phase melainkan juga 1 phase yang digunakan untuk penggerak beban dengan kapasitas kecil seperti pompa air dan blower, hampir 90% aplikasi motor pada industri menggunakan jenis motor induksi fasa. Kerusakan terjadi tegangan, arus, frekuensi, temperature, getaran, kebisingan. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut di buat System deteksi yang terdiri dari 3 sensor utama yang digunakan untuk mendeteksi kelainan pada motor listrik meliputi getaran, suhu, dan arus. Parameter tersebut akan menjadikan dasar untuk menentukan kondisi motor apakah layak operasi atau tidak. Penelitian ini di rancang untuk mendeteksi kerusakan pada motor 1 phase berbasis Internet Off Thinks mengunakan web. Untuk metode yang digunakan NodeMCU esp32 sebagai mikrokontroller yang dapat di akses dengan wifi. penentuan parameter arus, suhu, dan getaran yang dijadikan untuk penentu kondisi motor normal atau abnormal. Rancangan hardware sistem ini adalah sensor arus Pzem004T, sensor suhu DS18B20, sensor Getaran MPU6050, NodeMCU esp32, relay proteksi, buzzer, dimmer dan LCD 16x2. Untuk software menggunakan Arduino IDE dan Visual studio Code. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motor normal dan abnormal. Pengujian pertama dilakukan pengujian sensor Pzem dengan menghasilkan persentase error rata-rata sebesar 0.104831% dan tingkat akurasi pembacaan adalah 98,7%. Sensor suhu nilai rata-rata error sebesar - 0,09 dengan persentase error sebesar 0.1% sehingga tingkat akurasi pembacaan sensor DS18B20 adalah 98%. Sensor getaran keadaan diam sebesar 3 m/s2 . dengan memonitoring melalui web server dengan penentuan PWM sebagai pengatur kecepatan motor normal dan abnormal dengan nilai set point 50%,70%,90% untuk status normal motor masih dibawah set point arus, getaran dan suhu. Untuk abnormal ada parameter melebihi setpoint sensor suhu, arus, dan getaran dengan indikasi status ERROR pada tampilan web server sehingga motor kondisi mati. Kata Kunci: Motor 1 phase, Mikrokontroler, sensor DS18B20, sensor MPU6050, Pzem004T, Internet Of Thinks, web server
Catatan
Wisuda 2023