Skripsi

Evaluasi Kebijakan Penyelenggaraan Izin Trayek Angkutan Kota Di Surabaya

Penulis Ramadhan, Syahrul Ihza
Jenis

Skripsi

Tahun

2022

Kode

1495/UB/FISIP-AP/22

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

Evaluasi Kebijakan Penyelenggaraan Izin Trayek Angkutan Kota Di Surabaya

#1813121015/FISIP-AP/22

Pengarang: Ramadhan, Syahrul Ihza

Pembimbing Pertama: Ismail, S.Sos., M.Si.

Pembimbing Kedua: Dr. Susi Ratnawati, S.Sos., M.M.

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA; FISIP-AP

Tahun Terbit: 2022

Bahasa: Ind

Kode: 1495/UB/FISIP-AP/22

No. Klasifikasi: 352.63 Ram e

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2022

Status

Tersedia

Kode

1495/UB/FISIP-AP/22

Deskripsi Fisik

xv + 71 hal; 30 cm

Subyek

PELAYANAN PUBLIK

Kata Kunci

Kebijakan evaluasi izin trayek

Anotasi

Abstrak: Alat transportasi seperti angkutan kota merupakan sarana yang ada guna memperlancar arus pembangunan di perkotaan. Begitu kompleksnya masalah angkutan kota ini, diperlukan adanya peningkatan kebijakan transportasi untuk masyarakat umum khususnya masyarakat Kota Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan mengevaluasi penyelenggaraan angkutan umum khususnya izin trayek angkutan kota di Surabaya serta faktor-faktor yang menjadi penyebab kegagalan kebijakan. Buruknya pelayanan angkutan kota di Surabaya menjadi penyebab tidakterpenuhi rasa nyaman dan jaminan keselamatan pengguna angkutankotasehingga pengguna angkutan kota beralih pada kendaraan pribadi yang menambah kemacetan lalu lintas di Surabaya.Hasil penelitian menunjukkanbahwa: kebijakan tidak diimplementasikan sesuai dengan ketentuan yangtelahditetapkan. Sehingga tujuan kebijakan tidak tercapai yang lebih baik kedepannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Kesimpulan dari penyebab kegagalan kebijakan ini adalah 1) Kepemilikan/penyenggaraan angkutan kota oleh perorangan.2) Adanya jual-beli izin trayek yang tidak dilaporkan pada DinasPerhubungan Kota Surabaya. Sehingga kebijakan tidak diimplementasikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. 3) adanya penyimpangan (praktekper caloan) pada uji kendaraan. 4) pengemudi bekerja berdasarkan setoran. Kata kunci : Kebijakan, evaluasi, izin trayek

Di-entri: 11 June 2023 04:54