Skripsi

PEMAKNAAN BALIHO PUAN MAHARANI DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (KAJIAN ANALISIS SEMIOTIKA)

Penulis Aisiyah, Ela Nur
Jenis

Skripsi

Tahun

2022

Kode

1413/UB/FISIP-KOM/22

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

PEMAKNAAN BALIHO PUAN MAHARANI DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (KAJIAN ANALISIS SEMIOTIKA)

#1813211014

Pengarang: Aisiyah, Ela Nur

Pembimbing Pertama: Dr. Fitria Widiyani R., S.Sos.M.S.

Pembimbing Kedua: Tira Fitriawardhani, S.Sos.M.S.i.

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA : FISIP-Kom

Tahun Terbit: 2022

Bahasa: Ind

Kode: 1413/UB/FISIP-KOM/22

No. Klasifikasi: 302.54 Ais p

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2022

Status

Tersedia

Kode

1413/UB/FISIP-KOM/22

Deskripsi Fisik

xv + 71 hal ; 21 x 30 cm

Subyek

ANALISIS SEMIOTIKA - REPRESENTASI

Kata Kunci

Semiotika Baliho Puan Pandemi Covid-19

Anotasi

ABSTRAK Baliho bisa menjadi media informasi massa untuk publik, bentuknya terpasang di sebuah tiang khusus dan diletakkan di titik-titik strategis Kota. Belakangan ini pada saat pandemi Covid-19 mulai gencar kembali di tahun 2021 didapati baliho DPR sekaligus petinggi PDIP Puan Maharani menjadi sorotan banyak pihak. Baliho tersebut terpasang di berbagai daerah dan versinya pun beragam. Namun mayoritas balihonya bertuliskan “Kepak Sayap Kebhinekaan” serta “Jaga Iman dan Jaga Imun”. Kemunculan baliho Puan Maharani menjadi hal menarik melalui medium baliho ialah pada penyajian pesannya yang berbeda. Tujuan dari penelitian kali ini yaitu untuk mengetahui pemaknaan pada baliho Puan Maharani di tengah pandemic covid-19 dengan kajian analisis semiotika yang berlandaskan dengan teori Rolland Barthes dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data-data diperoleh melalui observasi perpustakaan, dokumentasi di lapangan serta melakukan pengamatan berdasarkan teori semiotika. Hasil yang didapat pada baliho Puan Maharani yang beredar di tengah pandemi Covid-19 yaitu ditemukannya adanya hubungan penanda dan petanda yang menjelaskan secara realitas tatanan denotatif lalu terdapat pula interaksi antara tanda dengan perasaan emosi pembaca serta nilai-nilai kebudayaan yang membawa ketatanan konotatif sehingga ditemukannya sebuah makna tersendiri dengan disebut tatanan mitos yang terdapat pada kedua versi baliho Puan Maharani dan memiliki imbas pikir pembaca maupun masyarakat. Kata kunci: Semiotika, Baliho Puan, Pandemi Covid-19

Catatan

Wisuda 2022

Di-entri: 05 February 2023 04:54