ANALISIS SEMIOTIKA TENTANG REPRESENTASI SISI GELAP KEHIDUPAN MAHASISWA DI KAMPUS DALAM FILM PENYALIN CAHAYA DI NETFLIX
Penulis SAMUDERO, RIZKI SETYOSkripsi
2022
1416/UB/FISIP-KOM/22
Ind
ANALISIS SEMIOTIKA TENTANG REPRESENTASI SISI GELAP KEHIDUPAN MAHASISWA DI KAMPUS DALAM FILM PENYALIN CAHAYA DI NETFLIX
#1813211015Pengarang: SAMUDERO, RIZKI SETYO
Pembimbing Pertama: Mohammad Fadeli, S.Sos.M.Si.
Pembimbing Kedua: Dr. Fitria Widyani Roosinda, S.Sos.M.Si.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA; FISIP-KOM
Tahun Terbit: 2022
Bahasa: Ind
Kode: 1416/UB/FISIP-KOM/22
No. Klasifikasi: 302.5 Sam a
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2022
Status
Tersedia
Kode
1416/UB/FISIP-KOM/22
Deskripsi Fisik
xii + 76 hal; 21 x 30 cm
Subyek
ANALISIS SEMIOTIKA
Kata Kunci
Anotasi
Komunikasi massa merupakan komunikasi yang menggunakan media massa, baik cetak maupun elektronik yang dikelola oleh suatu lembaga atau orang yang tersebar di banyak tempat. Terutama film, film merupakan alat komunikasi massa kedua yang muncul di dunia, massa perkembangannya pada akhir abad 19. Melalui film, masyarakat bisa melihat dengan luas gambaran isu-isu sosial yang berada sangat dekat dengan mereka. Akhir-akhir ini ita sering mendengar maraknya berita tentang pelecehan seksual oleh mahasiswa yang dilakukan di lingkungan kampus maupun diluar kampus. Bahkan tidak hanya pelecehan seksual saja, banyak kegiatan mahasiswa yang selalu diimbuhi dengan minum-minuman keras. Dengan permasalahan ini masyarakat tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di kehidupan kampus jika tidak melihat dari berita maupun media massa lainnya seperti film. Maka dari itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk merepresentasikan sisi gelap dari mahasiswa yang tidak diketahui oleh masyarakat umum melalui film Penyalin Cahaya yang ada di platform Netflix. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian analisis john fiske dengan fokus penelitian yaitu film Penyalin Cahaya di Netflix dengan menggunakan unit analisis yaitu adegan-adegan yang terjadi di film ini. Hasil analisis dibagi menjadi 3 level sesuai teori john fiske yaitu level realitas, representasi, dan ideologi, dan peneliti menemukan beberapa adegan yang merepresentasikan permasalah tersebut, dari level realitas ada scene mabuk-mabukkan terdapat 5 scene, transaksi jual beli skripsi ada 3 scene, Penyadapan data pribadi ada 2 scene, dan pelecehan seksual ada 3 scene. Dari hasil penelitian ini menggambarkan bahwa di lingkungan kampus masih ada sisi gelap yang baru kita ketahui dan kurangnya pengawasan dari pihak kampus untuk mengontrol kegiatan setiap mahasiswanya. Kata Kunci : Analisis Semiotika, John Fiske, Film, Pelecehan Seksual, Mahasiswa
Catatan
Wisuda 2022