Skripsi

REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM BUDAYA PATRIARKI YANG TERKANDUNG PADA FILM “YUNI” KARYA KAMILA ANDINI

Penulis PRAMESWARY, YUNIAR INDAH
Jenis

Skripsi

Tahun

2022

Kode

1384/UB/FISIP-KOM/22

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM BUDAYA PATRIARKI YANG TERKANDUNG PADA FILM “YUNI” KARYA KAMILA ANDINI

#1813211037

Pengarang: PRAMESWARY, YUNIAR INDAH

Pembimbing Pertama: Tira Fitriawardhani, S.Sos.M.S.i.

Pembimbing Kedua: Ita Nurlita, S.Sos, M.Med.Kom,

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA : FISIP-Kom

Tahun Terbit: 2022

Bahasa: Ind

Kode: 1384/UB/FISIP-KOM/22

No. Klasifikasi: 302.54 Pra r

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2022

Status

Tersedia

Kode

1384/UB/FISIP-KOM/22

Deskripsi Fisik

xiv + 113 hal ; 21 x 30 cm

Subyek

ANALISIS SEMIOTIKA - REPRESENTASI

Kata Kunci

Representasi Perempuan Budaya Patriarki

Anotasi

ABSTRAK Patriarki sendiri sering diartikan sebagai suatu adat pewarisan alur keturunan dari pihak Ayah. Dimana patriarti ini tidak pernah lepas dari asosiasinya dengan patrilineal, dengan ciri khas pihak laki-laki atau ayah sebagai pemegang kuasa dalam keluarga dan dalam beberapa adat menerapkan pewarisan nama belakang. Fokus penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna representasi dan mengkaji pesan yang merepresentasikan perempuan dalam film “YUNI” melalui scene atau adegan. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian yakni deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian analisis semiotika model Roland Barthes. Dengan menggunakan paradigma konstruktivisme, penelitian ini mendeskripsikan representasi perempuan dalam budaya patriarki yang terkandung pada film “YUNI”. Dimana bahwa hasil konstruksi realitas yang diciptakan dalam bentuk simbol-simbol dan tanda-tanda oleh individu pembuatnya yang bersifat konotasi maupun denotasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Representasi perempuan dalam budaya patriarki pada film “YUNI” karya kamila Andini ini menggambarkan bahwa perempuan yang sering dianggap menjadi kaum minoritas yang dianggap lemah sehingga terjadi pembatasan dalam gerak pada perempuan seperti halnya perempuan yang tak perlu pendidikan tinggi,kaum perempuan dipandang tidak akan mampu menjadi pemimpin karena kompleks, perempuan selalu identik dengan dunia dapur, perempuan harus menikah setelah memasuki usia dewasa, perempuan sebagai objek seksualitas laki-laki. Namun pemeran Yuni dalam film ini juga memberi beberapa representasi lain yakni merepresentasikan pembebasan diri ditengah problem struktur dan budaya patriarki yang mengakar dimasyarakat. Sehingga dalam upaya melawan belenggu patriarki perempuan memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi, perempuan juga dapat mengambil keputusan dan menjadi sosok pemimpin, kekerasan yang dilakukan laki-laki terhadap perempuan tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan karena telah melanggar hukum yang ada di Indonesia.

Catatan

Wisuda 2022

Di-entri: 19 January 2023 04:54