OPTIMALISASI DURASI PADA PEMBANGUNAN GEDUNG IGD RSUD SIDOARJO DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM
Penulis PRASETYO, FERNANDO APRILIAN DWITA
2022
606/UB/FT-Sip/22
Ind
OPTIMALISASI DURASI PADA PEMBANGUNAN GEDUNG IGD RSUD SIDOARJO DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM
#1514221060Pengarang: PRASETYO, FERNANDO APRILIAN DWI
Pembimbing Pertama: Ir. Achmad Yulianto, M.T
Jenis: TA
Penerbit: UBHARA : FT- Sipil
Tahun Terbit: 2022
Bahasa: Ind
Kode: 606/UB/FT-Sip/22
No. Klasifikasi: 691.3 Pra p
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2022
Status
Tersedia
Kode
606/UB/FT-Sip/22
Deskripsi Fisik
xii, 102 hal; 30
Subyek
PEMBANGUNAN GEDUNG - METODE CPM
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Dalam proyek Pembangunan Gedung IGD RSUD Sidoarjo yang berlokasi di jalan Majapahit No. 667, Sidoarjo, dengan durasi proyek selama 246 hari dengan total biaya sebesar Rp 31,239,122,640.21 (Tiga Puluh Satu Milyar Dua Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Seratus Dua Puluh Dua Ribu Enam ratus Empat Puluh Dua Puluh Satu Rupiah). Percepatan durasi diperlukan optimalisasi untuk mengetahui berapa durasi optimal, biaya proyek pada durasi optimal. Menentukan besar perbedaan biaya semula proyek dan biaya proyek pada durasi optimal untuk penyelesaian proyek gedung IGD RSUD Sidoarjo. Pada metode CPM (Critical Path Method) dikenal adanya jalur kritis, yaitu jalur yang memiliki rangkaian komponen-komponen kegiatan dengan total jumlah waktu terlama. Salah satu strategi percepatan durasi proyek adalah crashing. Crashing adalah usaha untuk mempercepat durasi suatu pekerjaan. Keputusan Mentri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia No.KEP.102/MEN/VI/2004 Tentang Waktu Kerja Lembur Dan Upah Kerja Lembur Pasal 3, menyatakan bahwa waktu kerja lembur hanya dapat dilakukan paling banyak 3 (tiga) jam dalam 1 (satu) hari dan 14 (empat belas) jam dalam 1 (satu) minggu untuk mempersingkat durasi pekerjaan. RAB dibutuhkan untuk mengetahui biaya proyek. Time Schadule diperlukan untuk penjadwalan proyek. Untuk mendapatkan durasi optimal dilakukan crashing. Penambahan jam kerja atau lembur untuk mempersingkat durasi pekerjaan. Kemudian dilakukan beberpa kali pengulangan percepatan hingga tercapai durasi optimal. Proyek mendapat durasi normal selama 246 dan biaya total sebesar Rp 31,239,122,640.21. Kemudian dilakukan perhitungan maju mundur. Dari perhitungan muncul daftar kritis yaitu A, B, C, D, R, AD, AP, BB, BC, BD, BE, BK, BL. Kemudian dilakukan crashing dengan mencari upah terendah dengan penambahan jam kerja atau lembur hingga tercapai pada durasi optimal dan biaya pada durasi optimal. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa penjadwalan dengna metode CPM diperoleh waktu pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung IGD RSUD Sidoarjo diketahui durasi optimal yaitu 237 hari. Biaya dari durasi optimal sebesar Rp 31,171,264,526.69 dari penjadwalan yang direncanakan adalah 246 hari dengan biaya Rp 31,239,122,640.21. Nilai efisiensi biaya pada proyek Pembangunan IGD RSUD Sidoarjo yaitu 0,22% (Rp 67,858,113.52).
Catatan
Wisuda 2022