OPTIMASI DURASI MENGGUNAKAN METODE CPM PADA PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN RSUD SRENGAT KABUPATEN BLITAR
Penulis SAKSONO, TEGUHTA
2022
602/UB/FT-Sip/22
Ind
OPTIMASI DURASI MENGGUNAKAN METODE CPM PADA PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN RSUD SRENGAT KABUPATEN BLITAR
#1514221052Pengarang: SAKSONO, TEGUH
Pembimbing Pertama: Ir. Achmad Yulianto, M.T
Jenis: TA
Penerbit: UBHARA : FT- Sipil
Tahun Terbit: 2022
Bahasa: Ind
Kode: 602/UB/FT-Sip/22
No. Klasifikasi: 691.3 Sak o
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2022
Status
Tersedia
Kode
602/UB/FT-Sip/22
Deskripsi Fisik
xiii, 76 hal; 30
Subyek
PEMBANGUNAN PROYEK - METODE CPM
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Pada pelaksanaan proyek waktu dan biaya merupakan hal yang penting dan merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan suatu proyek, disamping anggaran dan mutu. Pada proyek konstruksi salah satu permasalahan yang dihadapi adalah cara menentukan jadwal proyek sehingga proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dan optimal. Optimasi ini untuk menentukan durasi optimal dari proyek Pembangunan RSUD Srengat Kabupaten Blitar untuk mendapatkan biaya paling minimum. Metode yang digunakan dalam analisa waktu dan biaya Pembangunan RSUD Srengat Kabupaten Blitar yaitu metode CPM. Metode CPM (Critical Path Method) adalah metode perencanaan dengan jaringanjaringan kerja pekerjaan yang dihubungkan dengan pertimbangan pada aktivitas pekerjaan. Dalam metode CPM kegiatan yang berkategori kritis adalah kegiatan yang memungkinkan dilakukan percepatan. Dalam metode CPM diperlukan beberapa data sekunder yang berupa RAB (Rencana Anggaran Biaya) Time Schedule (Jadwal Kegiatan) dan juga Gambar proyek yang akan dilakukan percepatan, ketika sudah mendapatkan daftar kegiatan dan menyusun jaringan kerja, dapat ditemukan lintasan kritis yang merupakan kunci dari awal diterapkannya metode CPM ini. Dalam proses percepatan menggunakan metode CPM ini penulis harus memilih kegiatan kristis yang dapat dilakukan percepatan. Tidak semua kegiatan kritis dapat dilaksanakan percepatan dikarenakan beberapa faktor dan alasan tertentu. Dalam Tugas Akhir ini penulis melakukan sebanyak 31 kali percobaan percepatan untuk mendapatkan durasi dan biaya yang paling optimal . Dari hasil percepatan ini penulis telah mendapatkan hasil yang optimal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penjadwalan dengan menggunakan metode CPM dipercepat menjadi 204 hari dari rencana awal 210 hari, dan juga mendapatkan efisiensi biaya yang awalnya sebesar Rp. 53,609,848,144.20,-. Menjadi Rp. 53,487,283,306.97,-. , atau berkurang sebesar 0,23%.
Catatan
Wisuda 2022