OPTIMASI RUANGAN KARGO MENGGUNAKAN METODE KNAPSACK (Study Kasus di CV. Putra Multi Transindo)
Penulis KURNIAWAN, RIZKITA
2021
495/UB/FT-Inf/21
Ind
OPTIMASI RUANGAN KARGO MENGGUNAKAN METODE KNAPSACK (Study Kasus di CV. Putra Multi Transindo)
#14043041Pengarang: KURNIAWAN, RIZKI
Pembimbing Pertama: Dr.Rr. Ani Dijah Rahajoe, ST.M.Cs
Jenis: TA
Penerbit: Surabaya: UBHARA - FT. Inf
Tahun Terbit: 2021
Bahasa: Ind
Kode: 495/UB/FT-Inf/21
No. Klasifikasi: 629.8 Kur o
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2021
Status
Tersedia
Kode
495/UB/FT-Inf/21
Deskripsi Fisik
xviii, 115 hal; 30 cm
Subyek
METODE Knapsack
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK CV Putra Multi Transindo (PMT) merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang cargo. Kantor utama dari CV PMT CARGO bertempat di Ruko Bukit Permata Sukodono Blok-R08 Sukodono, Sidoarjo. Selama ini perhitungan proses muat barang yang dilakukan belum terkomputasi, proses perhitungan masih dilakukan manual (dengan menghitung di kertas). Dalam usaha tersebut, diinginkan suatu keuntungan yang maksimal untuk mengangkut barang yang ada dengan tidak melebihi batas kapasitas yang ada. Metode greedy merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan optimasi terhadap muat barang agar dapat memperoleh keuntungan yang maximal. Data yang akan diolah dengan metode optimasi ini adalah data dari tahun 2015 sampai tahun 2020 untuk wilayah regional yang ada di Sulawesi selatan. Pada penelitian ini didapatkan hasil pengujian didapatkan bahwasanya dengan menggunakan greedy by profit didapatkan 5 transaksi dari 12 transaksi yang memiliki nilai profit yang lebih besar dibandingkan dengan jenis lainnya. dengan menggunakan greedy by weight didapatkan 1 transaksi dari 12 transaksi yang memiliki nilai profit yang lebih besar dibandingkan dengan jenis lainnya. dengan menggunakan greedy by density didapatkan 6 transaksi dari 12 transaksi yang memiliki nilai profit yang lebih besar dibandingkan dengan jenis lainnya. Sedangkan untuk kapasitas maximum didapatkan 4 transaksi yang memiliki nilai kapasitas yang lebih besar dibandingkan dengan jenis lainnya. Dari hasil pengujian berdasarkan profit dengan 1 sampai 12 kali percobaan dihasilkan nilai profit paling minimum sebesar 15.485.000, dan paling maksimal sebesar 33.520.500. Sedangkan hasil pengujian berdasarkan kapasitas dengan 1 sampai 12 kali percobaan dihasilkan kapasitas yang paling minimum sebesar 1.477 kg, dan paling maksimal sebesar 2.999 kg.