APLIKASI PENCARIAN JALUR TERDEKAT PONDOK PESANTREN MENGGUNAKAN METODE DYNAMIC PROGRAMMING (STUDI KASUS PONDOK PESANTREN PWNU JAWA TIMUR)
Penulis HIDAYATULLAH, MUHAMMAD IKHSANTA
2021
524/UB/FT-Inf/21
Ind
APLIKASI PENCARIAN JALUR TERDEKAT PONDOK PESANTREN MENGGUNAKAN METODE DYNAMIC PROGRAMMING (STUDI KASUS PONDOK PESANTREN PWNU JAWA TIMUR)
#13043109Pengarang: HIDAYATULLAH, MUHAMMAD IKHSAN
Pembimbing Pertama: Mas Nurul Hamidah, S.ST.MT
Jenis: TA
Penerbit: UBHARA - FT. Informatika
Tahun Terbit: 2021
Bahasa: Ind
Kode: 524/UB/FT-Inf/21
No. Klasifikasi: 629.8 Hid a
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2021
Status
Tersedia
Kode
524/UB/FT-Inf/21
Deskripsi Fisik
xvi, 82 hal; 30 cm
Subyek
DYNAMIC PROGRAMMING
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan dan pengajaran agama, umumnya dengan cara nonklasikal, di mana seorang kiai mengajarkan ilmu agama Islam kepada santri-santri berdasarkan kitab-kitab yang ditulis dalam bahasa Arab oleh Ulama Abad pertengahan, dan para santrinya biasanya tinggal di pondok (asrama) dalam pesantren tersebut. Pesantren sebagai suatu lembaga keagamaan mengajarkan, mengembangkan dan menyebarkan ilmu agama Islam. Dynamic Programming adalah metode pemecahan masalah dengan cara menguraikan solusi menjadi sekumpulan langkah (step) atau tahapan (stage) sedemikian rupa sehingga solusi dari permasalahan ini dapat dipandang dari serangkaian keputusan-keputusan kecil yang saling berkaitan satu dengan yang lain. Penyelesaian persoalan dengan pemrograman dinamis ini akan menghasilkan sejumlah berhingga pilihan yang mungkin dipilih, lalu solusi pada setiap tahaptahap yang dibangun dari solusi pada tahap sebelumnya. Pada penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi pencarian jalur terdekat pondok pesantren PWNU di Tawa Timur menggunakan metode Dynamic Programing. Dalam aplikasi ini juga pengguna dapat mengatur biaya perjalanan yang diinginkan. Selain itu aplikasi ini juga sudah dilakukan uji sistem dengan menggunakan 10 data uji pada aplikasi dan didapatkan hasil perbandingan antara Aplikasi dengan perhitungan manual yaitu 6 data uji memiliki hasil rute dan jarak yang sama, sedangkan 4 data uji tidak sesuai dengan aplikasi. Hasil uji ini juga mendapatkan tingkat keakuratan 60% antara perhitungan manual dengan Aplikasi.