PEMETAAN DAN PREDIKSI TINGKAT KESEHATAN MASYARAKAT DI WILAYAH JAWA TIMUR MENGGUNAKAN METODE JST BACKPROPAGATION
Penulis NURROHIM, MUHAMMAD CHOIRULSkripsi
2021
525/UB/FT-Inf/21
Ind
PEMETAAN DAN PREDIKSI TINGKAT KESEHATAN MASYARAKAT DI WILAYAH JAWA TIMUR MENGGUNAKAN METODE JST BACKPROPAGATION
#1614322017Pengarang: NURROHIM, MUHAMMAD CHOIRUL
Pembimbing Pertama: Ir. Wiwiet Herulambang, M.Cs
Jenis: Skripsi
Penerbit: FT- Inf UBHARA Surabaya
Tahun Terbit: 2021
Bahasa: Ind
Kode: 525/UB/FT-Inf/21
No. Klasifikasi: 005,4 Nur p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2021
Status
Tersedia
Kode
525/UB/FT-Inf/21
Deskripsi Fisik
xiii + 83 hal; 30 cm
Subyek
JARINGAN SARAF TIRUAN - BACKPROPAGATION
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Prediksi tingkat kesehatan masyarakat pada suatu wilayah sangatlah penting untuk mengetahui perkembangan kesehatan masyarakat guna memberikan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam membuat kebijkan-kebijakan yang dapat meningkatkan tingkat kesehatan dan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Sehingga dibutuhkan sistem yang mampu membuat prediksi dan menggambarkan perkembangan kesehatan masyarakat pada tahun-tahun yang akan datang. Data yang digunakan dalam penelitian adalah presentase penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan dan berobat jalan selama sebulan, presentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak, presentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sumber air minum layak, presentase penduduk miskin, rata-rata lama sekolah, angka kematian bayi, jumlah puskesmas dan angka harapan hidup. Metode jaringan saraf tiruan Backpropagation merupakan metode yang sering digunakan pada peramalan atau prediksi. Dimana metode ini dapat mengenali kegiatan berdasarkan data masa lalu. Data masa lalu akan dipelajari oleh jaringan syaraf tiruan sehingga mempunyai kemampuan untuk memberi keputusan terhadap data yang belum pernah dipelajari. Metode ini diharapkan dapat memberikan prediksi tingkat kesehatan dengan mempelajari data pada tahun-tahun sebelumnya. Hasil penelitian ini menghasilkan peta prediksi tingkat kesehatan masyarakat di wilayah Jawa Timur pada tahun 2019, 2020, dan 2021 berdasarkan model yang didapat dari hasil pelatihan dengan epoch sebesar 100 dan nilai mean squared error sebesar 0.0089559.