Skripsi

PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DENGAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Pada CV> AKAR DAYA MANDIRI di SURABAYA)

Penulis JAYANTI, RATIH ESA
Jenis

Skripsi

Tahun

2021

Kode

3511/UB/FEB-AK/21

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DENGAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Pada CV> AKAR DAYA MANDIRI di SURABAYA)

#1712321018

Pengarang: JAYANTI, RATIH ESA

Pembimbing Pertama: Mahsina, SE.M.Si

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA; FEB-Akuntansi

Tahun Terbit: 2021

Bahasa: Ind

Kode: 3511/UB/FEB-AK/21

No. Klasifikasi: 657.9 Jay p

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2021

Status

Tersedia

Kode

3511/UB/FEB-AK/21

Deskripsi Fisik

xiv + 84 hal; 21x30 cm

Subyek

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI - KINERJA INDIVIDUAL

Kata Kunci

Sistem Teknologi Akuntansi

Anotasi

Tindak pidana adalah perbuatan melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang memiliki unsur kesalahan sebagai perbuatan yang dilarang dan diancam dengan pidana, dimana penjatuhan pidana terhadap pelaku adalah demi terpeliharanya tertib hukum dan terjaminnya kepentingan umum. Perampasan motor atau biasa disebut pembegalan adalah Tindakan merampas sesuatu dari milik orang lain secara paksa. Para pembegal melakukan tindak kejahatannya tidak pandang bulu bahkan tergolong sadis, tanpa ada rasa kasihan dan langsung berani melukai korbannya hingga tewas dan meninggalkannya begitu saja. Perampasan merupakan suatu tindak pidana yang terjadi dalam kehidupan sosial. Pengaturan mengenai tindak pidana perampasan diatur dalam pasal 368 KUHP. Kejahatan perampasan merupakan masalah sosial yang sulit untuk diberantas atau ditiadakan sama sekali, karena kejahatan merupakan gejala sosial yang senantiasa dihadapi oleh setiap masyarakat di dunia ini. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan seseorang melakukan kejahatan perampasan yaitu faktor ekonomi, kebutuhan hidup yang semakin bertambah, kurangnya kesempatan kerja sehingga mempengaruhi pula pendapatan bagi seseorang dalam bermasyarakat. Ketidakpuasan dengan pendapatan minim sering membuat individu di dalam masyarakat untuk berfikir melakukan kejahatan untuk memenuhi kebutuhannya yang diharapkan dari kejahatan yang dilakukan.

Catatan

Wisuda 2021

Di-entri: 15 June 2022 04:54