IMPLEMENTASI PROMOSI PROGAM BANGGA KENCANA DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEPEDULIAN MASYARAKAT DI BKKBN PROVINSI JAWA TIMUR
Penulis INDRIANI, RIZKI PUTRISkripsi
2021
1370/UB/FISIP-AP/21
Ind
IMPLEMENTASI PROMOSI PROGAM BANGGA KENCANA DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEPEDULIAN MASYARAKAT DI BKKBN PROVINSI JAWA TIMUR
#1713111004Pengarang: INDRIANI, RIZKI PUTRI
Pembimbing Pertama: Drs. Ali Fahmi.M.Si
Pembimbing Kedua: Bagus Ananda Kurniawan,S.AP.M.AP
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA FISIP-AP
Tahun Terbit: 2021
Bahasa: Ind
Kode: 1370/UB/FISIP-AP/21
No. Klasifikasi: 352.357 And i
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2021
Status
Tersedia
Kode
1370/UB/FISIP-AP/21
Deskripsi Fisik
xiv, 107 hal; 30 cm
Subyek
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN - PROGRAM BKKBN
Kata Kunci
Anotasi
Abstrak: mplementasi Promosi Progam Bangga Kencana Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Dan Kepedulian Masyarakat Di Bkkbn Provinsi Jawa Timur. Sebagai upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik, Pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa upaya, salah satunya dengan adanya program Bangga Kencana. Focus dari program ini yaitu dengan pendampingan secara intens terhadap pembangunan keluarga Indonesia dalam menghasilkan keluarga yang berkualitas. Dengan kualitas SDM yang tinggi maka kita akan memiliki daya saing yang tinggi pula, dan otomatis angka kemiskinan akan berkurang. Tujuan yang hendak ingin dicapai oleh penulis pada penelitian ini adalah mendeskipsikan, menganalisa dan mengidentifikasi implementasi promosi program Bangga Kencana dalam upaya peningkatan pengetahuan dan kepedulian masyarakat di Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dua teknik yang digunakan penulis dalam pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Informan yang ditetapkan sebanyak 3 petugas BKKBN dan 4 keluarga penerima program tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang maksimal atau kurang optimalnya sosialisasi yang dilakukan BKKBN, akibat kondisi geografis yang beragam, ruang lingkup yang harus dijangkau luas, dan minimnya anggota PKB sebagai tenaga lapangan. Oleh karena itu hendaknya ada penambahan personil anggota PKB sebagai petugas di lapangan. Selain itu BKKBN diharapkan lebih luwes dalam implementasi sosialisasi dan pendampingan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi yang ada.
Catatan
Wisuda 2021