IMPLEMENTASI UNDANG – UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 TENTANG PERKAWINAN (Studi Kasus Perkawinan Anak Di Kabupaten Bojonegoro)
Penulis SIWIE, ADILLA KARTIKASkripsi
2021
1389/UB/FISIP-AP/21
Ind
IMPLEMENTASI UNDANG – UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 TENTANG PERKAWINAN (Studi Kasus Perkawinan Anak Di Kabupaten Bojonegoro)
#1713111051Pengarang: SIWIE, ADILLA KARTIKA
Pembimbing Pertama: Drs. Heru Irianto, M.Si
Pembimbing Kedua: Anisa Kurniatul Azizah
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA FH
Tahun Terbit: 2021
Bahasa: Ind
Kode: 1389/UB/FISIP-AP/21
No. Klasifikasi: 346.016 Siw i
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2021
Status
Tersedia
Kode
1389/UB/FISIP-AP/21
Deskripsi Fisik
xii, 144 hal; 30 cm
Subyek
UU PERKAWINAN ANAK
Kata Kunci
Anotasi
Abstrak Perkawinan adalah hubungan permanen antara laki - laki dan perempuan yang diakui sah oleh masyarakat yang bersangkutan yang berdasarkan atas peraturan perkawinan yang berlaku. Sedangkan perkawinan anak adalah perkawinan yang dilakukan oleh anak yang belum berusia 19 tahun yang berdasarkan UU No. 16 Th 2019tentang perkawinan. Kasus - kasus perkawinan sangat marak terjadi di KabupatenBojonegoro yang mayoritas penduduknya masih berpemikiran bahwa menikah muda adalah suatu yang wajib. Faktor yang mempengaruhi perkawinan anak adalah kenakalan remaja, minimnya tingkat pendidikan dsb. Hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah terutama dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan keluarga berencana (DP3AKB) kabupaten Bojonegoro dan masyarakat harus membantu bergerak bersama dalam penecgahan perkawinan anak. Dari penjelasan tersebut maka dalam penelitian inimengkaji masalah - masalah sebagai berikut : (1) Bagaimana implementasi UU No.16 Th 2019 tentang perkawinan di kabupaten Bojonegoro? (2) Faktor - faktor apa saja yangmempengaruhi adanya perkawinan anak di kabupaten Bojonegoro? (3) Bagaimana upaya - upaya yang dilakukan dinas P3AKB agar tidak terjadi perkawinan anak berdasarkan pada UU No.16 Th 2019 tentang perkawinan?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi UU No. 16 Th 2019 tentang perkawinan di kabupaten Bojonegoro, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perkawinan anak di Bojonegoro, untuk mengetahui upaya yang dilakukan DP3AKB agar tidak terjadi perkawinan anak berdasarkan UU No.16 th 2019 tentang perkawinan. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan jenis penelitian kulitatif deskriptif yatitu menggabarkan fenomena yang terjadi. Pengumpulan data di lakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Dinas Pemberdayaan perempuan perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Bojonegoro memiliki responsivitas yang cukup baik terhadap pencegahan – pencegahanperkawinana anak seperti banyaknya upaya dengan pembuatan program – program pencegahan perkawinan anak. Efektifitas Implementasi UU No 16 th 2019 tentang perkawinan yang di laksanakan oleh DP3AKB Kabupaten Bojoengoro sudah cukup baik, namum belum sepenuhnya efektif karena banyaknya faktor yang emndorong adanya perkawinan anak dan susah dihilangkan dari masyarakat Kabuapten Bojonegoro.