Skripsi

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN PRO DAN KONTRA PENGGUNAAN VAKSIN ASTRAZENECA PADA MEDIA ONLINE TIRTO.ID DAN CNBC INDONESIA

Penulis KURNIAWAN, YUSUF DWI
Jenis

Skripsi

Tahun

2021

Kode

1348/UB/FISIP-KOM/21

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN PRO DAN KONTRA PENGGUNAAN VAKSIN ASTRAZENECA PADA MEDIA ONLINE TIRTO.ID DAN CNBC INDONESIA

#1713211091

Pengarang: KURNIAWAN, YUSUF DWI

Pembimbing Pertama: Julyanto Ekantoro, SE.SS.M.Si

Pembimbing Kedua: Dr. Fitria Widiyani Roosinda, S.Sos.M.Si

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA - FISIP Kom

Tahun Terbit: 2021

Bahasa: Ind

Kode: 1348/UB/FISIP-KOM/21

No. Klasifikasi: 070.43 Kur a

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2021

Status

Tersedia

Kode

1348/UB/FISIP-KOM/21

Deskripsi Fisik

iii + 71 hal; 30 cm

Subyek

ANALISIS FRAMING - PEMBERITAAN

Kata Kunci

Framing berita media online vaksin astrazeneca

Anotasi

ABSTRAK Polemik vaksin ini terus menuai pro-kontra di lapisan masyarakat, di sisi lain pandemi di Indonesia masih belum berakhir, vaksin menjadi salah satu cara pemerintah untuk menekan penyebaran virus COVID-19 agar angka kesakitan dan kematian menurun atau memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat COVID-19. Di sinilah peran media massa dalam mempengaruhi opini publik, media massa memegang peran krusial dalam kestabilan sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana media online Tirto.id dan CNBC Indonesia dalam megemas atau mengkontruksi berita pada suatu frame atau bingkai berita. Teori yang digunakan adalah teori framing model Zhongdang pan dan Gerald M. Kosicki. Metodologi penelitan dalam skripsi ini mengunakan empat struktur yakni: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Kedua media online memberitakan isu kehalalan dan isu pembekuan darah diberitakan berulang-ulang pada edisi selanjutnya dengan fakta yang berlanjut sesuai realita, CNBC Indonesia lebih banyak pemberitaanya. Akan tetapi cara pembingkaian atau framing dari kedua media memiliki perbedaan, Tirto.id membingkai dua isu tersebut sangat hati-hati dengan menyertakan narasumber terkait secara berimbang, sedangkan CNBC Indonesia membingkai dua isu tersebut rata-rata menggunakan satu narasumber disertai narasi tambahan, kepenulisan Tirto.id juga lebih baik, keika membaca berita dari media tersebut kita bisa memahami isi berita yang ditulis secara runtut.

Di-entri: 20 March 2022 04:54