Skripsi

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KASUS PENEMBAKAN 6 LASKAR FPI DALAM MEDIA ONLINE TEMPO.CO DAN REPUBLIKA.CO.ID EDISI 13 DESEMBER 2020

Penulis ZEIN, MUHAMMAD IRFAN
Jenis

Skripsi

Tahun

2021

Kode

1285/UB/FISIP-KOM/21

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KASUS PENEMBAKAN 6 LASKAR FPI DALAM MEDIA ONLINE TEMPO.CO DAN REPUBLIKA.CO.ID EDISI 13 DESEMBER 2020

#1713211112

Pengarang: ZEIN, MUHAMMAD IRFAN

Pembimbing Pertama: Dra. Ratna Setyaningrum, M.Si

Pembimbing Kedua: M.Fadeli, S.Sos.M.Si

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA - FISIP Kom

Tahun Terbit: 2021

Bahasa: Ind

Kode: 1285/UB/FISIP-KOM/21

No. Klasifikasi: 070.43 Zei a

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2021

Status

Tersedia

Kode

1285/UB/FISIP-KOM/21

Deskripsi Fisik

xvii + 106 hal; 30 cm

Subyek

ANALISIS FRAMING - PEMBERITAAN

Kata Kunci

Framing Pemberitaan kasus penembakan 6 laskar FPI Tempo.co Republika.co.id

Anotasi

ABSTRAK Banyak isu yang beredar dari media online kasus yang semakin banyak takterhitung mampu mencengkram media yang sebenarnya selama ini bersikap independen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, analisis data menggunakan framing model Robert N. Entman. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Metode analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini terdapat 3 isu yang ada dalam pemberitaan Tempo.co dan Republik.co.id. tiga isu tersebut yakni (1) Rekronstruksi kejadian penembakan 6 laskar FPI yang di lakukan di malam hari (2) Dorongan dari berbagai elemen masyarakat yang menuntut agar kasus ini di adili dengan se adil-adilnya (3) Proses hukum yang berlangsung terkait kasus penembakan 6 laskar FPI. Tempo.co cenderung lebih ke arah pemberitaan yang lugas dan realitas. Tempo.co secara konsisten menyajikan liputan beritanya yang menonjolkan sisi berita sesuai kenyataan yang ada, dengan menambahkan isu-isu sedangkan pemberitaan ini disebabkan oleh dugaan pelanggaran HAM yang di lakukan oleh pihak kepolisian yang menembak 6 anggota laskar FPI, sedangkan pada Republika.co.od sendiri lebih cenderung ke arah pembelaan kepada anggota penegak hukum

Di-entri: 14 March 2022 04:54