ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN PPKM (PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT) DI SURABAYA PADA MEDIA ONLINE DETIK.COM DAN JAWA POS.COM PERIODE JANUARI – FEBRUARI 2021
Penulis NOVITASARI, CHARINASkripsi
2021
1315/UB/FISIP-KOM/21
Ind
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN PPKM (PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT) DI SURABAYA PADA MEDIA ONLINE DETIK.COM DAN JAWA POS.COM PERIODE JANUARI – FEBRUARI 2021
#1713211027Pengarang: NOVITASARI, CHARINA
Pembimbing Pertama: Julyanto Ekantoro, SE.SS.M.Si
Pembimbing Kedua: Dr. Fitria Widiyani Roosinda, S.Sos.M.Si
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA - FISIP Kom
Tahun Terbit: 2021
Bahasa: Ind
Kode: 1315/UB/FISIP-KOM/21
No. Klasifikasi: 070.43 Nov a
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2021
Status
Tersedia
Kode
1315/UB/FISIP-KOM/21
Deskripsi Fisik
xv+ 71 hal; 30 cm
Subyek
MEDIA ON LINE
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Media online saat ini menjadi salah satu media yang sangat digemari semua orang ketika akan mencari informasi tentang peristiwa yang sedang terjadi di belahan dunia dikarenakan cara mengaksesnya begitu mudah dan cepat dengan hanya bermodalkan jaringan internet saja. Maka dengan itu Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta mengkaji “ Analisis Framing Pemberitaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Di Surabaya Pada Media Online Detik.com Dan Jawapos.com Periode Januari - Februari 2021†.Judul tersebut membahas pemberitaan tentang pelaksanaan PPKM di Kota Surabaya yang memiliki jumlah penularan virus covid 19 yang begitu banyak maka dengan itu diterapkan sebuah kebijakan pemerintah yaitu PPKM untuk menekan penyebaran virus covid 19 . Dalam penelitian ini ,peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan model deskriptif. Selanjutnya teori yang digunakan adalah dengan menggunakan konsep analisis framing ,Robert N. Entman untuk melihat bagaimana peristiwa dipahami ,dimaknai dan dibingkai oleh media. Ada 4 cara yang dilakukan untuk menganalisisnya yakni menggunakan Define Problem,Diagnose Causes,Make Moral Judgement dan Treatment Recommendation. Dari hasil penelitian peneliti menemukan perbedaan yang menonjol pada dua media ini terkait pemberitaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Di Surabaya . Detik.com cenderung memberitakan PPKM ini dengan membingkai berita positif terhadap Pemkot Surabaya Sedangkan Jawapos.com cenderung membingkai negatif terhadap Pemkot Surabaya.