DAMPAK DURASI WAKTU PENUTUPAN PALANG PINTU PERLINTASAN KERETA API TERHADAP PANJANG ANTRIAN, TUNDAAN & KONSUMSI BAHAN BAKAR KENDARAAN PADA JALAN RAYA DUPAK SURABAYA
Penulis Arifianto, Gatot TeguhSkripsi
2020
539/UB/FT-SIP/20
Ind
DAMPAK DURASI WAKTU PENUTUPAN PALANG PINTU PERLINTASAN KERETA API TERHADAP PANJANG ANTRIAN, TUNDAAN & KONSUMSI BAHAN BAKAR KENDARAAN PADA JALAN RAYA DUPAK SURABAYA
#13042005Pengarang: Arifianto, Gatot Teguh
Pembimbing Pertama: Anik Budiati, S.T, M.T.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FT - Teknik Sipil
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 539/UB/FT-SIP/20
No. Klasifikasi: 620.0 ARI d
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
539/UB/FT-SIP/20
Subyek
PENUTUPAN - PERAWATAN
Kata Kunci
Anotasi
Pada Jalan Raya Dupak terdapat persimpangan jalan yang mempertemukan jalan Raya Dupak dengan jalan Semarang Surabaya dan jalan Pasar Turi. Tidak jauh dari depan Pusat Grosir Surabaya (PGS) terdapat pula perlintasan kereta api sebidang, yang merupakan perpotongan sebidang antara jalur kereta api dengan jalan. Hal ini mengakibatkan jalan Raya Dupak Surabaya menjadi pusat kepadatan kendaraan yang disebabkan adanya persimpangan jalan dan juga menjadi lokasi antrian kendaraan ketika terjadi penutupan pintu perlintasan kereta api. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 pasal 124 yang menyebutkan “Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta apiâ€. Penutupan perlintasan pintu kereta api ini berdampak pada panjang antrian kendaraan dan tundaan yang berakibat pada konsumsi bahan bakar kendaraan pada kondisi stationer yang diakibat penutupan palang pintu perlintasan kereta api. Penelitian ini untuk menghitung dampak durasi penutupan palang pintu perlintasan kereta api terhadap panjang antrian, tundaan & konsumsi bahan bakar kendaraan pada jalan Raya Dupak Surabaya dalam kondisi statoner . Metode yang digunakan adalah Manual Kapasitas Jalan Indonesia MKJI,1997) untuk menganalisa tundaan dan panjang antrian dan konsumsi bahan bakar menggunakan metode LAPIITB. Dari hasil perhitungan didapatkan Panjang antrian tertinggi rata-rata adalah 76,54 meter dengan lama tundaan rata-rata 5,48 menit. Kondisi tersebut terjadi pada durasi waktu rata-rata 4,41 menit. Hal tersebut menunjukan bahwa durasi waktu penutupan akan berdampak pada tundaan dan panjang antrian kendaraan. Konsumsi bahan bakar kendaraan tertinggi rata-rata adalah 131,88 cc/smp dengan lama tundaan rata-rata 5,48 menit dan jumlah kendaraan dalan antrian rata-rata 94 smp/jam.