Skripsi

ANALISA FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (STUDY KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG WORKSHOP UNIVERSITAS AIRLANGGA)

Penulis RAMADHANI, FRISTIAN FAJAR
Jenis

Skripsi

Tahun

2025

Kode

675/UB/FT-Sip/25

Bahasa

INDONESIA

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

ANALISA FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (STUDY KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG WORKSHOP UNIVERSITAS AIRLANGGA)

#1914221030/FT-Sip

Pengarang: RAMADHANI, FRISTIAN FAJAR

Pembimbing Pertama: Ir. A. Yulianto, M.T

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA; FT- Sipil

Tahun Terbit: 2025

Bahasa: INDONESIA

Kode: 675/UB/FT-Sip/25

No. Klasifikasi: 691.3 Ram a

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2025

Status

Tersedia

Kode

675/UB/FT-Sip/25

Deskripsi Fisik

xv, 81 hal; 21x30 cm

Subyek

PEMBANGUNAN GEDUNG - METODE FTA

Kata Kunci

keterlambatan manajemen probabilitas fault tree analysis

Anotasi

ABSTRAK Pembangunan proyek konstruksi memerlukan dukungan faktor-faktor seperti biaya, waktu, dan kualitas, di mana keterlambatan dalam penyelesaian dapat menimbulkan masalah signifikan. Manajemen yang baik diperlukan untuk mencapai keberhasilan proyek melalui perencanaan dan pelaksanaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor penyebab keterlambatan dan menentukan nilai probabilitas secara keseluruhan pada pembangunan gedung workshop Universitas Airlangga. Dalam menentukan faktor keterlambatan dan nilai probabilitas peneliti menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Fault Tree Analysis (FTA) merupakan suatu metode analisis yang digunakan untuk menentukan besarnya pengaruh penyebabpenyebab terjadinya suatu kejadian penting (top event) dalam satuan presentase. Hasil analisis probabilitas menunjukkan bahwa faktor internal = 0,9999 menjadi penyumbang utama keterlambatan adalah akibat keterlambatan pengiriman material = 0,5960, cuaca buruk = 0,4281, dan penjadwalan yang tidak efektif = 0,5267. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan logistik dan perencanaan dalam mencegah keterlambatan proyek konstruksi. Penelitian ini mengidentifikasi lima faktor utama penyebab keterlambatan proyek pembangunan Gedung Workshop Universitas Airlangga, yaitu: keterlambatan pengiriman material dan alat berat, ketidaksesuaian antara gambar dan kondisi lapangan, rendahnya produktivitas pekerja, estimasi durasi kontrak yang terlalu singkat, serta rendahnya kualifikasi tenaga kerja. Berdasarkan metode Fault Tree Analysis (FTA), faktor internal memiliki probabilitas tertinggi (0,99999), diikuti oleh faktor manajemen (0,99214) dan faktor eksternal (0,81164), yang secara keseluruhan menunjukkan potensi keterlambatan proyek yang sangat tinggi. Penjadwalan ulang penggunaan material sesuai jadwal pengiriman dan kerja sama dengan vendor alternatif disarankan untuk mengurangi risiko keterlambatan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode analisis lain untuk perbandingan hasil, memperluas cakupan lokasi proyek, dan mengeksplorasi lebih dalam solusi.

Catatan

WISuda 2025

Di-entri: 03 September 2026 04:54