PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM, DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI JAWA TIMUR TAHUN 2014-2018
Penulis SHAVIRA, SHELLA OKKYSkripsi
2020
85/UB/FEB-EP/20
Ind
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM, DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI JAWA TIMUR TAHUN 2014-2018
#1612221010Pengarang: SHAVIRA, SHELLA OKKY
Pembimbing Pertama: Dr.Mohammad Balafif, Drs.Ec.,ME.
Pembimbing Kedua: Dra.Ec.Nurul Imamah, ME.
Jenis: Skripsi
Penerbit: Ubhara; FEB-Ek. Pembangunan
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 85/UB/FEB-EP/20
No. Klasifikasi: 657.42 Sha
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
85/UB/FEB-EP/20
Deskripsi Fisik
xiii + 93 hal; 30 cm
Subyek
PENGARUH - UPAH MINIMUM
Anotasi
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pengangguran terhadap kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur tahun 2014-2018. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan cross section termasuk data satu tahun di setiap kabupaten di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018. Data sekunder ini bersumber dari badan pusat statistik Jawa Timur. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis data dan analisis regresi linier menggunakan SPSS. Di dalam model variabel independen yang digunakan adalah pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pengangguran. Sementara variabel dependen adalah indeks pembangunan manusia. Hasilnya menunjukkan pertama, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018, variabel pertumbuhan ekonomi menunjukkan koefisien 2,229E-5 berarti bahwa jika ada peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018. Untuk variabel pertumbuhan ekonomi yang diperoleh thitung > ttabel demikian H0 ditolak Ha diterima. Kedua, upah minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018, variabel upah minimum menunjukkan koefisien 2,203E-6 berarti bahwa jika ada peningkatan upah minimum sebesar 1% akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018. Untuk variabel upah minimum yang diperoleh thitung > ttabel demikian H0 ditolak Ha diterima. Ketiga, tingkat pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018, variabel tingkat pengangguran menunjukkan koefisien -1,223 berarti bahwa jika ada peningkatan pengangguran tingkat pengangguran sebesar 1% akan menurunkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018. Untuk variabel tingkat pengangguran yang diperoleh thitung < ttabel demikian H0 diterima Ha ditolak. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pengangguran terhadap kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur tahun 2014-2018. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan cross section termasuk data satu tahun di setiap kabupaten di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018. Data sekunder ini bersumber dari badan pusat statistik Jawa Timur. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis data dan analisis regresi linier menggunakan SPSS. Di dalam model variabel independen yang digunakan adalah pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pengangguran. Sementara variabel dependen adalah indeks pembangunan manusia. Hasilnya menunjukkan pertama, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018, variabel pertumbuhan ekonomi menunjukkan koefisien 2,229E-5 berarti bahwa jika ada peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018. Untuk variabel pertumbuhan ekonomi yang diperoleh thitung > ttabel demikian H0 ditolak Ha diterima. Kedua, upah minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018, variabel upah minimum menunjukkan koefisien 2,203E-6 berarti bahwa jika ada peningkatan upah minimum sebesar 1% akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018. Untuk variabel upah minimum yang diperoleh thitung > ttabel demikian H0 ditolak Ha diterima. Ketiga, tingkat pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018, variabel tingkat pengangguran menunjukkan koefisien -1,223 berarti bahwa jika ada peningkatan pengangguran tingkat pengangguran sebesar 1% akan menurunkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018. Untuk variabel tingkat pengangguran yang diperoleh thitung < ttabel demikian H0 diterima Ha ditolak.