EVALUASI PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN UNTUK PERSEDIAAN BARANG JADI PR. SUMBER BAROKAH SIDOARJO
Penulis BUDIYANTI, LINDA RIZQISkripsi
2020
3220/UB/FEB-AK/20
Ind
EVALUASI PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN UNTUK PERSEDIAAN BARANG JADI PR. SUMBER BAROKAH SIDOARJO
#1612311090Pengarang: BUDIYANTI, LINDA RIZQI
Pembimbing Pertama: Dra. Kusni Hidayati, M.Si.Ak., CA.
Pembimbing Kedua: Dr. Hj. Siti Rosyafah, Dra. Ec., MM
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA; FE-Akuntansi
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 3220/UB/FEB-AK/20
No. Klasifikasi: 657.458 Bud e
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
3220/UB/FEB-AK/20
Deskripsi Fisik
xvi + 85 hal; 30 cm
Subyek
SISTEM PENGENDALIAN INTERN - PROSEDUR PENGGAJIAN
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana sistem pengendalian intern untuk persediaan barang jadi yang diterapkan oleh perusahaan rokok PR. Sumber Barokah Sidoarjo dalam menjalankan usahanya. Teori yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah teori Mulyadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kualitatif, dengan menggunakan data Deskriptif, yakni dengan mengumpulkan data terlebih dahulu, lalu mengklasifikasikan serta menafsirkan data sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas tentang masalah yang diambil untuk diteliti. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan tektik wawancara dan dokumentasi, dimana penulis mengambil data primer yang berupa bukti catatan yang telah tersusun didalam arsip yang dipublikasikan ataupun tidak dipublikasikan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sistem pengendalian intern untuk persediaan barang dangan pada perusahaan rokok PR. Sumber Barokah Sidoarjo sepenuhnya belum sesuai dengan unsur-unsur pengendalian intern menurut teori yang digunakan penulis. Unsur pertama pada struktur organisasi, perusahaan rokok PR. Sumber Barokah belum memisahkan tugas dan tanggung jawab, hal tersebut di ketahui pada fungsi gudang di perusahaan rokok PR. Sumber Barokah Sidoarjo yang masih belum dipisahkan dengan fungsi penghitungan fisik sehingga masih terjadi adanya rangkap jabatan. Kedua pada sistem otorisasi dan pencatatan belum ditetapkan penanggung jawab pada setiap kegiatan yang berkaitan dengan persediaan barang jadi pada perusahaan rokok ini. Buktinya pada bagian gudang perusahaan rokok PR. Sumber Barokah tidak didapati adanya penanggung jawab tetap terhadap penghitungan fisik barang jadi sehingga dapat terjadi pelemparan tanggung jawab saat terjadi kesalahan. Terakhir adalah penerapan unsur praktik yang sehat yang juga belum di terapkan pada perusahaan. Pada perusahaan PR. Sumber Barokah penulis mendapati bahwa belum pernah dilakukannya perputaran jabatan, sehingga dapat dikhawatirkan unruk menimbulkan kecurangan antar pegawai.