Pengaruh Green Accounting, Lingkungan Kinerja Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Minyak Dan Gas Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022)
Penulis PRAMESTI, SINTIA EKASkripsi
2025
3803/UB/FEB-Ak/25
Ind
Pengaruh Green Accounting, Lingkungan Kinerja Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Minyak Dan Gas Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022)
#2012311014/FEB-AKPengarang: PRAMESTI, SINTIA EKA
Pembimbing Pertama: Dr. Arief Rahman, SE., M.Si.
Pembimbing Kedua: Drs. Masyhad, M.Si.Ak.CA
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FEB - AKUTANSI
Tahun Terbit: 2025
Bahasa: Ind
Kode: 3803/UB/FEB-Ak/25
No. Klasifikasi: 657.458 Pra p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2025
Status
Tersedia
Kode
3803/UB/FEB-Ak/25
Deskripsi Fisik
xiv, 94 hal, 21 x 30 cm
Subyek
KINERJA KEUANGAN - GREEN ACCOUNTING
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Analaisis ini dilakukan sebagai bahan penilaian terhadap pengaruh dalam penerapan akuntansi yang berorientasi pada lingkungan, kualitas kinerja ekologis, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan di sektor minyak dan gas yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018-2022. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode total sampling, yang mana kinerja keuangan diukur melalui indikator Return on Assets (ROA). Tingkat penerapan green accounting dinilai dari sejauh mana perusahaan melihatkan biaya dan aktivitas dengan lingkungan secara transparan dalam laporan keuangannya. Kemudian, performa lingkungan dievaluasi melalui klasifikasi PROPER yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, dan skala perusahaan direpresentasikan oleh total aset yang dimiliki. Selanjutnya data yang digunakan ialah teknik regresi linier berganda. Dari analisis ini juga menunjukkan bahwa secara individual, praktik green accounting dan performa lingkungan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap ROA. Namun, terlihat perusahaan belum menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kinerja keuangan. Meskipun begitu, jika dilihat secara simultan, ketiga variabel tersebut bersama-sama memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan performa keuangan perusahaan. Kesimpulan dari studi ini menegaskan pentingnya integrasi komprehensif antara prinsip keberlanjutan dalam praktik akuntansi dan pengelolaan lingkungan dari strategi bisnis jangka panjang untuk mendorong keberhasilan finansial yang berkelanjutan.
Catatan
Wisuda 2025