ANALISIS YURIDIS PERJANJIAN BAGI HASIL TAMBAK MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 1964 TENTANG BAGI HASIL PERIKANAN (STUDI PADA DESA KALANGANYAR KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO)
Penulis AINIYAH, KHURROTULSkripsi
2020
4507/UB/FH/20
Ind
ANALISIS YURIDIS PERJANJIAN BAGI HASIL TAMBAK MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 1964 TENTANG BAGI HASIL PERIKANAN (STUDI PADA DESA KALANGANYAR KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO)
#1611121021Pengarang: AINIYAH, KHURROTUL
Pembimbing Pertama: Indi Nuroini, S.HI., S.H., M.H,
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA - FH
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 4507/UB/FH/20
No. Klasifikasi: 346.0 AIN a
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
4507/UB/FH/20
Deskripsi Fisik
xiii + 65 hal; 30 cm
Subyek
PERJANJIAN BAGI HASIL
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Pelaksanaan Perjanjian Bagi Hasil Tambak Di Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hukum perjanjian bagi hasil tambak menurut adat setempat dan Undang-undang. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perjanjian bagi hasil tambak di Kelurahan Kalanganyar Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo dilaksanakan berdasarkan kesepakatan antara pemilik dan penggarap dengan pembagian 70% untuk pemilik tambak dan 30% untuk penggarap setelah dikurangi biaya-biaya pemeliharaan ikan. Perjanjian berdasarkan hukum adat dipilih oleh masayarakat karena memiliki banyak keunggulan yaitu kurangnya resiko kerugian antara dua pihak sebab kerugian ditanggung bersama, dan Kendala-kendala yang dihadapi dalam perjanjian bagi hasil tambak di Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo antara lain ketidaktahuan masyarakat tentang undang-undang perjanjian bagi hasil perikanan, faktor budaya dan faktor pendidikan.