PENGARUH FLEXING DALAM HUBUNGAN TANPA STATUS DARI APLIKASI KENCAN ONLINE BUMBLE PADA ANAK MUDA DI SIDOARJO DALAM PENCARIAN JODOH
Penulis AZIZ, EVA RIANASkripsi
2025
1716/UB/FISIP-KOM/25
Ind
PENGARUH FLEXING DALAM HUBUNGAN TANPA STATUS DARI APLIKASI KENCAN ONLINE BUMBLE PADA ANAK MUDA DI SIDOARJO DALAM PENCARIAN JODOH
#2113221014/FISIP-KOMPengarang: AZIZ, EVA RIANA
Pembimbing Pertama: Muhamad Fadeli, S.Sos . M.Si dan Dra. Ratna Setyarahajoe, M.Si
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FISIP - Kom
Tahun Terbit: 2025
Bahasa: Ind
Kode: 1716/UB/FISIP-KOM/25
No. Klasifikasi: 659.2 Azi p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2025
Status
Tersedia
Kode
1716/UB/FISIP-KOM/25
Deskripsi Fisik
xiv, 160 hal; 21x30 cm
Subyek
MEDIA SOSIAL - PENGARUH FLEXING
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh flexing dalam hubungan tanpa status (HTS) yang terbentuk melalui aplikasi kencan online Bumble pada anak muda di Sidoarjo dalam konteks pencarian jodoh. Fenomena flexing atau pamer gaya hidup dan pencapaian menjadi semakin umum dalam profil pengguna aplikasi kencan, khususnya di kalangan anak muda yang ingin meningkatkan daya tarik profil mereka. Dalam konteks hubungan tanpa status, flexing diperkirakan berpengaruh terhadap persepsi, ekspektasi, dan keputusan individu untuk melanjutkan atau mengakhiri hubungan tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan sampel sebanyak 55 responden anak muda yang aktif menggunakan aplikasi Bumble di Sidoarjo. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan secara online dan dianalisis menggunakan analisis regresi untuk melihat hubungan antara variabel flexing dan pengaruhnya terhadap persepsi daya tarik, ekspektasi hubungan, dan keputusan pencarian jodoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flexing memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi daya tarik, di mana profil dengan elemen visual atau naratif flexing tinggi lebih menarik bagi pengguna lain. Selain itu, flexing meningkatkan ekspektasi pengguna terhadap calon pasangan dalam hal status sosial dan gaya hidup, meskipun hubungan tersebut bersifat kasual atau tanpa status.
Catatan
Wisuda 2025