PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENSOSIALISASIKAN PROGRAM DINAS PU BINA MARGA JATIM UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PUBLIK
Penulis SEPTYAN, RIZKY KARUNIASkripsi
2025
1713/UB/FISIP-KOM/25
Ind
PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENSOSIALISASIKAN PROGRAM DINAS PU BINA MARGA JATIM UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PUBLIK
#2013211015/FISIP-KOMPengarang: SEPTYAN, RIZKY KARUNIA
Pembimbing Pertama: Dr. Muhammad Fadeli, S.Sos.M.Si dan Delmarich Bilga Ayu Permatasa, S.Hum., M.Hum
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FISIP - Kom
Tahun Terbit: 2025
Bahasa: Ind
Kode: 1713/UB/FISIP-KOM/25
No. Klasifikasi: 659.2 Sep p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2025
Status
Tersedia
Kode
1713/UB/FISIP-KOM/25
Deskripsi Fisik
xiii+ 93 hal; 21x30 cm
Subyek
MEDIA SOSIAL - KEPERCAYAAN PUBLIK
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Penggunaan media sosial dalam institusi pemerintah menjadi strategi penting untuk meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Salah satunya yakni instansi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur (Dinas PU Bina Marga Jatim). Sebagai salah satu instansi negara, penting untuk mereka menyampaikan transparansi program dan kinerja. Hal ini berupaya untuk meningkatkan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan media sosial oleh Dinas PU Bina Marga Jawa Timur dalam mensosialisasikan program-programnya guna membangun dan meningkatkan kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori new media dari Lievrouw dan Livingstone yang mencakup empat aspek utama: recombinant (rekombinasi), networked (berjaringan), ubiquitous (ada di mana-mana), dan interactive (interaktif) sebagai pisau analisis. Data diperoleh melalui wawancara dengan staf dan jajaran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta observasi terhadap konten media sosial resmi Dinas PU Bina Marga Jatim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas PU Bina Marga Jatim terus berupaya mengembangkan pengelolaan media sosialnya agar sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan informasi masyarakat. Media sosial yang digunakan, seperti Instagram, Facebook, Tik Tok, Website, dan Twitter, telah dimanfaatkan secara aktif untuk menyampaikan informasi terkait program perbaikan jalan, pemeliharaan infrastruktur, serta tanggapan terhadap bencana atau kerusakan jalan di wilayah Jawa Timur. Responsivitas dan keterbukaan informasi menjadi fokus utama dalam pengelolaan tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun Dinas PU Bina Marga Jatim belum sepenuhnya memenuhi seluruh aspek teori New Media dari Lievrouw dan Livingstone, mereka telah mengelola media sosial secara optimal. Langkah-langkah yang dilakukan sejauh ini berhasil meningkatkan kepercayaan publik dengan memberikan informasi yang transparan, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat. Upaya yang berkelanjutan diperlukan agar pengelolaan media sosial semakin efektif di masa mendatang.
Catatan
Wisuda 2025