PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO DAN INVENTORY TURNOVER TERHADAP PROFITABILITAS (ROE) PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR ROKOK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Penulis PRATAMA,MUHAMMAD DARYEN PANJISkripsi
2020
5251/UB/FEB-MA/20
Ind
PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO DAN INVENTORY TURNOVER TERHADAP PROFITABILITAS (ROE) PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR ROKOK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
#1512111246Pengarang: PRATAMA,MUHAMMAD DARYEN PANJI
Pembimbing Pertama: Dr. Nova Retnowati, Dra.Ec.,MM.
Pembimbing Kedua: RM. Bramastyo K N., SH.,SE.,MM.,M.kn.,
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FEB-Manajemen
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 5251/UB/FEB-MA/20
No. Klasifikasi: 658.15 Pra p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
5251/UB/FEB-MA/20
Deskripsi Fisik
xiv + 78 hal; 21 x 30 cm
Subyek
QUICK RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh current ratio, debt to equity ratio dan inventory turnover terhadap profitabilitas (ROE) pada perusahaan sub sektor rokok yang terdaftar di bursa efek indonesia. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan olah data SPSS for windows, sampel yang digunakan menggunakan 4 perusahaan yaitu PT. Wismilak Inti Makmur Tbk, PT. Gudang Garam Tbk, PT. Handjaya Mandala Sampoerna Tbk, PT. Bentoel International Investama Tbk terdiri dari laporan keuangan selama tahun 2010 sampai tahun 2018 kemudian dihitung dengan rumus current ratio, debt to equity ratio, inventory turnover dan profitabilitas (ROE), uji hipotesis dengan menggunakan uji t parsial dan F simultan, dengan menggunakan analisis regresi liner berganda yang memperoleh hasil : Profitabilitas = 10.283+ 0.084 CR +0.136 DER + 0.205 IR + e Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa nilai positif pada current ratio, debt to equity ratio dan inventory turnover artinya bahwa nilai positif apabila ditingkatkan maka akan meningkatkan profitabilitas sebesar satu satuan dan sebaliknya, kemudian hasil uji hipotesis secara simultan menunjukkan Fhitung sebesar 21.542 dengan tingkat signifikan 0,000a, karena nilai Fhitung> Ftabel (21.542 > 2,90) maka variabel bebas (current ratio (X1), deb equity ratio (X2), inventory turnover (X3) memiliki pengaruh yang signifikan secara bersama-sama terhadap variabel terikat (profitabilitas). kemudian uji secara parsial variabel current ratio nilai t hitung ≥ t tabel (2.733 ≥ 2.03693), variabel debt to equity ratio nilai thitung ≥ ttabel (7.279≥ 2.03693) variabel inventory turnover nilai t hitung ≥ t tabel (4.328 ≤ 2.03693) sehingga dinyatakan bahwa bahwa variabel current ratio, debt to equity ratio dan inventory turnover mempunyai pengaruh parsial terhadap profitabilitas pada perusahaan sub sektor rokok yang terdaftar di BEI, variabel bebas yang memiliki koefisien beta terbesar adalah variabel Inventory turnover (X3) dengan nilai koefisien beta sebesar 0,753. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis ketiga diterima, yakni variabel inventory turnover mempunyai pengaruh dominan terhadap rasio profitabilitas.