Skripsi

Analisis Isi Iklan Layanan Masyarakat Pemilu 2019 pada Youtube KPU RI Dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi Pemilih

Penulis Setyowitanto, Ardi
Jenis

Skripsi

Tahun

2020

Kode

1233/UB/FISIP-KOM/20

Bahasa

Ind

Skripsi Tersedia
Unduh Laporan

Analisis Isi Iklan Layanan Masyarakat Pemilu 2019 pada Youtube KPU RI Dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi Pemilih

#1613211103

Pengarang: Setyowitanto, Ardi

Pembimbing Pertama: Dra. Ratna Setyarahajoe, M.si.

Pembimbing Kedua: Yulius Puguh AW., S.Sos M.Si

Jenis: Skripsi

Penerbit: UBHARA : FISIP-Kom

Tahun Terbit: 2020

Bahasa: Ind

Kode: 1233/UB/FISIP-KOM/20

No. Klasifikasi: 659.13 Set a

Jenis Karya: S1


Jenis

Skripsi

Tahun

2020

Status

Tersedia

Kode

1233/UB/FISIP-KOM/20

Deskripsi Fisik

xvii + 94 hal; 21 x 30 cm

Subyek

PERILANAN DI MEDIA

Kata Kunci

Iklan Layanan Masyarakat Pemilu Analisis Isi Pesan

Anotasi

ABSTRAK Pemilu 2019 merupakan Pemilu bersama yang pertama kali dilaksanakan dalam sejarah Indonesia. KPU sebagai penyelenggara Pemilu melakukan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Hal ini dilakukan dengan banyak cara salah satunya dengan membuat dan menayangkan Iklan Layanan Masyarakat yang di upload pada akun Youtube KPU RI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan isi pesan yang mempersuasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif, yang mana peneliti melakukan analisa isi pesan yang terdapat pada 11 video Iklan Layanan Masyarakat yang berkaitan dengan Pemilu 2019. Hasil penelitian ini menemukan 53 pesan dalam rangkaian Iklan Layanan Masyarakat Pemilu 2019. Tema yang terdapat pada Iklan Layanan Masyarakat pemilu 2019 yaitu tema ajakan untuk aktif pada proses pemilu khususnya yang berkaitan dengan daftar pemilih tetap, ajakan untuk mengenali peserta pemilu dan datang ke tempat pemungutan suara, tema pendidikan Pemilu berbasis keluarga dan sosialisai hak-hak disabilitas dalam pemilu, tema tahapan pemilu, serta video animasi bertema ajakan memilih pemimpin saat hari pemilihan tiba.

Di-entri: 07 December 2020 04:54