PERAN FINGERPRINT DALAM MENINGKATKAN BUDAYA DISIPLIN YANG BERDAMPAK TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN DI DISKOMINFO JATIM
Penulis Budiharti, Ayu VivienSkripsi
2020
1336/UB/FISIP-AP/20
Ind
PERAN FINGERPRINT DALAM MENINGKATKAN BUDAYA DISIPLIN YANG BERDAMPAK TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN DI DISKOMINFO JATIM
#1613111015Pengarang: Budiharti, Ayu Vivien
Pembimbing Pertama: Drs. Heru Irianto, M.Si.
Pembimbing Kedua: Bagus Ananda Kurniawan, S.AP., M.AP
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FISIP - AP
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 1336/UB/FISIP-AP/20
No. Klasifikasi: 658.311 Bud p
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
1336/UB/FISIP-AP/20
Deskripsi Fisik
xiii + 120 hal; 30 cm
Subyek
MANAJEMEN SDM - KINERJA
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK; Masalah yang diteliti dalam skripsi ini yaitu bagaimana peran fingerprint dalam meningkatkan budaya disiplin dan sejauh mana peran fingerprint serta alur ketika menggunakan fingerprint yang berdampak pada kinerja karyawan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. Dalam menjawab pertanyaan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian yang bersifat kualitatif. Dalam hal ini yang menjadi fokus penelitian pada peran fingerprint dalam meningkatkan budaya disiplin yang berdampak terhadap peningkatan kinerja karyawan di Diskominfo Jatim, dalam penelitian ini peneliti menggunakan analisis SWOT yang terdiri atas kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya penerapan absensi fingerprint pada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur dapat meningkatkan kedisiplinan kinerja karyawan. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian target dari penerapan absensi sidik jari telah tercapai dan datanya akurat serta dalam pembuatan laporan absensi pegawai lebih efisien serta data absensi tidak dapat dimanipulasi karena menggunakan sidik jari. Kemampuan adaptasi telah memberikan kenyamanan dalam melaksanakan absesnsi fingerprint karena sebelumnya tahun 2016 sudah melakukan masa percobaan. Dan kepuasan kerja pegawai telah memberikan kenyamanan dalam melakukan absen dan kesejahteraan bagi pegawai dengan adanya penghasilan tambahan pegawai (TPP) yang dapat meningkatkan kinerja para pegawai untuk lebih giat lagi.