STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA NON MEDIS DI RUMAH SAKIT TINGKAT III BRAWIJAYA
Penulis TAMARINE, RENATA JIHANSkripsi
2020
1321/UB/FISIP-AP/20
Ind
STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA NON MEDIS DI RUMAH SAKIT TINGKAT III BRAWIJAYA
#1613122055Pengarang: TAMARINE, RENATA JIHAN
Pembimbing Pertama: Dra. Dewi Amartani, M.Si.
Pembimbing Kedua: Drs. Heru Irianto, M.Si.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA; FISIP- AP
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 1321/UB/FISIP-AP/20
No. Klasifikasi: 658.31 Tam s
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
1321/UB/FISIP-AP/20
Deskripsi Fisik
xi + 89 hal; 21 x 30 cm
Subyek
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Fokus masalah penelitian ini yaitu: strategi pengembangan sumber daya manusia strategi pengembangan sumber daya manusia non medis di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya, Dan faktor pendukung dan penghambat beserta upaya pengembangan sumber daya manusia non medis di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam pengolahan data menggunakan triangulasi data dengan tujuan untuk menguji keabsahan data yang diperoleh. Selanjutnya, data dianalisis dimulai dengan memilah-milah data, menyajikan datasecara keseluruhan, kemudian menarik kesimpulan dari hasil analisis yang diperoleh. Hasil penelitiannya adalah Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya memiliki sumber daya manusia yang berkompeten. Untuk menunjang kemajuan Rumah Sakit perlu dilakukan strategi untuk mengembangkan sumber daya manusia. Strategi yang dilakukan dalam pengembangan sumber daya manusia non medis Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya melalui beberapa metode dan langkah- langkah. Metode tersebut terdiri dari understudy, rotasi jabatan, dan coaching. Sedangkan langkah- langkah pengembangan SDM meliputi penentuan kebutuhan, penentuan sasaran, penentuan program, pelaksanaan program, dan penilaian pelaksanaan program. Adapun Faktor penghambat meliputi dana dan waktu, sedangkan faktor pendukung adalah pemberian motivasi, pemberian diklat dan promosi jabatan kemudian upaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Non Medis di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya yaitu Pengembangan informal dan pengembangan formal, pengembangan informal yaitu pengembangan yang berasal dari diri sendiri sedangkan pengembangan formal dari Rumah sakit, upaya pengembangan formal yang dilakukan yaitu melalui pendidikan dan pelatihan, pembinaan, dan recruitment