IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM CAT (COMPUTER ASSISTED TEST ) DALAM REKRUTMEN APARATUR SIPIL NEGARA DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN SIDOARJO
Penulis Permatasari, LidyaSkripsi
2020
1315/UB/FISIP-AP/20
Ind
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM CAT (COMPUTER ASSISTED TEST ) DALAM REKRUTMEN APARATUR SIPIL NEGARA DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN SIDOARJO
#1613111004Pengarang: Permatasari, Lidya
Pembimbing Pertama: Drs. Heru Irianto, M.Si,
Pembimbing Kedua: Dra. Dewi Amartani, M.Si.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FISIP-AP
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 1315/UB/FISIP-AP/20
No. Klasifikasi: 352.6 Per i
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
1315/UB/FISIP-AP/20
Deskripsi Fisik
xii + 104 hal; 30 cm
Subyek
PEGAWAI NEGERIA - REKRUTMEN
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK; Pemerintah mengeluarkan kebijakan sistem CAT (Computer Assisted Test) bertujuan untuk menjaga suatu sistem ketertiban, keadilan serta memiliki hak yang sama bagi masyarakat. Sistem CAT (Computer Assisted Test) digunakan untuk mendukung pelaksanaan manajemen ASN (Aparatur Sipil Negara) dalam mewujudkan ASN yang profesional, jujur dan adil dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan sebagaimana yang diamanatkan dalam UU ASN. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakaan sistem CAT. (2) untuk menganalisis sistem CAT memenuhi kualifikasi pegawai yang terampil dan berkompeten. (3) untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat dalam implementasi kebijakan sistem CAT di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif Setiap proses pelaksanaan implementasi kebijakan sistem CAT dalam seleksi peserta calon ASN di lingkungan kerja Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sidoarjo mengingat dalam setiap kegiatan yang dilakukan melibatkan unsur manusia dan sumber daya yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Dengan adanya sistem Computer Assisted Test (CAT) ini dapat memenuhi kualifikasi Pegawai ASN yang terampil dan berkompeten, serta praktek KKN ( Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dapat dihindari. Berkaitan dengan keunggulan dan kelemahan sistem lama (LJK) dengan sistem baru (CAT). Sistem CAT, hasil ujian dapat segera diketahui pada saat itu juga yang terpasang pada layer monitor. Sedangkan sistem LJK hasil dari ujian tidak diketahui oleh peserta dan hanya panitia pelaksana yang mengetahui.