EVALUASI KEGIATAN PEER EDUCATOR DALAM MENDUKUNG PROGRAM PENANGGULANGAN TUBERCULOSIS DI KOTA SURABAYA (Studi Pada Dinas Kesehatan Kota Surabaya)
Penulis Rahmawati, Astri LailySkripsi
2020
1302/UB/FISIP-AP/20
Ind
EVALUASI KEGIATAN PEER EDUCATOR DALAM MENDUKUNG PROGRAM PENANGGULANGAN TUBERCULOSIS DI KOTA SURABAYA (Studi Pada Dinas Kesehatan Kota Surabaya)
#1613111014Pengarang: Rahmawati, Astri Laily
Pembimbing Pertama: Drs. Ali Fahmi, M.Si.
Pembimbing Kedua: Dra. Tri Prasetijowati, M.Si.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA : FISIP-AP
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 1302/UB/FISIP-AP/20
No. Klasifikasi: 616.99 Rah e
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
1302/UB/FISIP-AP/20
Deskripsi Fisik
xv + 90 hal; 30 cm
Subyek
TUBERCULOSIS - PENYAKAIT TUMOR
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK; Tuberculosis hingga saat ini tetap menjadi masalah yang harus segera diatasi pada lingkungan masyarakat. Hal ini karena penyebarannya yang terbilang cukup mudah, yaitu melalui percikan batuk saat tidak menggunakan masker. Dalam menanggulangi penyakit ini, pemerintah telah melakukan program pengobatan dan program penanggulangan yang sesuai standar nasional. Salah satunya yaitu yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya yaitu dengan membentuk peer educator untuk membantu penanggulangan tuberculosis di Kota Surabaya. Fokus penelitian ini yaitu implementasi kegiatan peer educator dalam mendukung program penanggulangan tuberculosis di Kota Surabaya, Faktor pendukung dan penghambat, serta evaluasi kegiatan tersebut. Sumber informasi menggunakan purposive sampling dan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana pencarian data melalui wawancara dan data diolah dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini, dengan adanya peer educator sangat membantu dalam pengawasan pengobatan terhadap pasien tuberculosis. Selain itu, tujuan kunjungan peer educator juga memberikan motivasi agar pasien dapat menuntaskan pengobatannya. Untuk memaksimalkan kegiatan peer educator, maka perlu ditambah jumlah kunjungan tersebut agar pengobatan pasien dapat tuntas.