STRATEGI DINAS SOSIAL KOTA SURABAYA DALAM PEMBINAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI JALANAN
Penulis ROHMAWAN, MOHAMMAD FARUQSkripsi
2020
1324/UB/FISIP-AP/20
Ind
STRATEGI DINAS SOSIAL KOTA SURABAYA DALAM PEMBINAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI JALANAN
#1613121001Pengarang: ROHMAWAN, MOHAMMAD FARUQ
Pembimbing Pertama: Susi Ratnawati. S.sos, M.M.
Pembimbing Kedua: Drs.Heru Irianto.M.Si
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA :FISIP-AP
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 1324/UB/FISIP-AP/20
No. Klasifikasi: 352.357 Roh s
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
1324/UB/FISIP-AP/20
Deskripsi Fisik
xvi + 150 hal; 30 cm
Subyek
STRATEGI DINAS SOSIAL
Kata Kunci
Anotasi
Email: Faruq6475@gmail.com Abstract Gelandangan dan Pengemis merupakan dua istilah yang digunakan untuk menunjuk seseorang yang hidupnya menggelandang, meminta minta tanpa memiliki tempat tinggal secara tetap. Gelandangan dan Pengemis boleh dikatakan bagaikan dua keping mata uang yang tidak terlalu jauh dalam hal perbedaan, karena keduanya secara fungsional bisa terjadi dalam saat yang bersamaan. Gelandangan bisa sekaligus menjadi pengemis, demikian pula pengemis bisa menjadi gelandangan. Gelandangan dan pengemis hidupnya dengan mengharap belas kasihan dari orang lain dengan cara mengemis atau mengamen. Gelandangan dan pengemis hidup dan mempunyai tempat tinggal di kolong jembatan, stasiun kereta api dan membangun gubuk liar di tepi sungai yang menyebabkan pencemaran lingkungan sehingga menimbulkan masalah kesehatan dan keamanan lingkungan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan, menganalisis dan menginterpretasikan tentang strategi Dinas Sosial Kota Surabaya dalam pembinaan gelandangan dan pengemis dijalanan Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Fokus penelitian adalah strategi Dinas Sosial dalam melakukan pembinaan gelandangan dan pengemis di jalanan dan pembinaan itu meliputi upaya preventif,rehabilitatif,represif,pengembangan,perlindungan,penunjang sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Analisa data dalam Penelitian ini dengan menggunakan model interaktif. Dari hasil penelitian dan pembahasan menghasilkan kesimpulan yaitu strategi Dinas Sosial Kota Surabaya dalam pembinaan gelandangan dan pengemis di jalanan melalui upaya preventetif,rehabititatif,tepresif,pengembangan,perlindungan serta penunjang sosial dengan tujuan agar mampu meningkatkan kesejahteraan gelandangan dan pengemis