KOMUNIKASI ORGANISASI DI DINAS KEENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN MASYARAKAT
Penulis FATIMAH, NURSkripsi
2020
1280/UB/FISIP-AP/20
Ind
KOMUNIKASI ORGANISASI DI DINAS KEENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN MASYARAKAT
#1613121027Pengarang: FATIMAH, NUR
Pembimbing Pertama: Dra. Tri Prasetijowati, M.Si.
Pembimbing Kedua: Dra. Dewi Amartani, M.Si
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA: FISIP-AP
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 1280/UB/FISIP-AP/20
No. Klasifikasi: 352.6 Fat k
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
1280/UB/FISIP-AP/20
Deskripsi Fisik
ix + 76 hal; 30 cm
Subyek
KOMUNIKASI ORGANISASI - DINAS PENDUKCAPIL
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Skripsi ini berjudul Komunikasi Organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo dalam Meningkatkan Pelayanan Masyarakat. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengidentifikasi kondisi komunikasi pada Internal Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan tehnik wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa Komunikasi vertikal ke bawah yang dilaksanakan membahas tentang informasi pekerjaan sehari-hari komunikasi yang ditemui yaitu pegawai tidak tepat waktu dalam melaksanakan pekerjaan, bawahan tidak langsung mengerti apa maksud atasan, dan bawahan sibuk karena banyak pekerjaan. Upaya yang dilakukan yaitu dengan memberikan motivasi, controlling kepada bawahan, menciptakan iklim komunikasi dua arah, dan dengan mengupayakan membagi waktu untuk berkomunikasi dengan bawahan Komunikasi vertikal ke atas yang dilaksanakan membahas hal pekerjaan Hambatan komunikasi yang ditemui yaitu atasan sibuk, dan jadwal atasan yang padat, sehingga hal tersebut menyebabkan atasan susah untuk ditemui bawahan yang akan melaksanakan komunikasi. Upaya yang dilakukan dengan menggunakan media elektronik untuk melakukan komunikasi, mengatur waktu bertemu dengan atasan, dan menunggu atasan yang sibuk. Disiplin dalam melaksanakan kegiatan pelayanan, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap penerapan sistem online.