EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PERSUASIF SATPOL PP KOTA SURABAYA DALAM MENERTIBKAN PMKS (PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL)
Penulis SABILLAH, ARIFAH PUTRISkripsi
2020
1163/UB/FISIP-Kom/20
Ind
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PERSUASIF SATPOL PP KOTA SURABAYA DALAM MENERTIBKAN PMKS (PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL)
#1613221006Pengarang: SABILLAH, ARIFAH PUTRI
Pembimbing Pertama: Fitria Widiyani Roosinda., S.Sos.M.Si
Pembimbing Kedua: I Dewa Nyoman S, S.AP.,SH,M.Si.
Jenis: Skripsi
Penerbit: UBHARA - FISIP Kom
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Ind
Kode: 1163/UB/FISIP-Kom/20
No. Klasifikasi: 362 Sab e
Jenis Karya: S1
Jenis
Skripsi
Tahun
2020
Status
Tersedia
Kode
1163/UB/FISIP-Kom/20
Deskripsi Fisik
x + 74 hal; 30 cm
Subyek
KESJAHTERAAN SOSIAL
Kata Kunci
Anotasi
SKRIPSI ; Skripsi ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan seberapa besar pengaruh komunikasi persuasif yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya kepada masyarakat sebagai upaya pendekatan dalam melakukan penertiban para penyandang masalah kesejahteraaan sosial di Kota Surabaya. Didasarkan pada hasil pengamatan dan wawancara awal yang penulis lakukan kepada anggota Satpol PP yang bertindak langsung di lapangan dan masyarakat sebagai objek komunikasi persuasif tersebut. dimana penulis menemukan efektivitas komunikasi persuasif yang dilakukan oleh Satpol PP kepada masyarakat sebagai upaya untuk memberikan edukasi dalam menangani permasalahan kesejahteraan sosial masyarakat. Pada akhirnya penulis menemukan indikasi efektifnya komunikasi yang dilakukan oleh Satpol PP kepada masyarakat sehingga masyarakat mampu untuk bersinergi bersama untuk ikut serta aktif dalam membangun ketentraman dan ketertiban umum di lingkungannya khususnya di Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi observasi, wawancara dan penyebaran angket yang selanjutnya untuk menganalisis penulis menggunakan Skala Likert dan untuk menemukan hasil akhir menggunakan teknik analisis data. Hasil penelitian yang penulis lakukan menunjukan adanya peningkatan jumlah Penyandang masalah kesejahteraan sosial dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 yang terjaring razia Satpol PP di Kota Surabaya. Hal ini menunjukan bahwa uapaya komunikasi persuasif yang dilakukan Satpol PP kepada masyarakat melalui program sosialisasi langsung dan pemanfaatan media sosial mampu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk ikut serta aktif melakukan pelaporan melalui Pos terpadu dan melalui program comand center 112. Dari hasil skor pengumpulan data menunjukan nilai 84% dari keseluruhan 100 kuisioner yang telah dibagikan.