STUDY PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PERUMAHAN PADEMONEGORO REGENCY SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN BANJIR AKIBAT ADANYA ALIH FUNGSI LAHAN DI DESA PADEMONEGORO KECAMATAN SUKODONO KABUPATEN SIDOARJO
Penulis Fathurrohman, AgusTA
2019
534/UB/FT-Sip/19
Ind
STUDY PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PERUMAHAN PADEMONEGORO REGENCY SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN BANJIR AKIBAT ADANYA ALIH FUNGSI LAHAN DI DESA PADEMONEGORO KECAMATAN SUKODONO KABUPATEN SIDOARJO
#12.042.010Pengarang: Fathurrohman, Agus
Pembimbing Pertama: Aris Trijoko, ST., MT
Jenis: TA
Penerbit: Surabaya : UBHARA - FT Sipil
Tahun Terbit: 2019
Bahasa: Ind
Kode: 534/UB/FT-Sip/19
No. Klasifikasi: 627.52 Fat s
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2019
Status
Tersedia
Kode
534/UB/FT-Sip/19
Deskripsi Fisik
vi, 79 hal; 30 cm
Subyek
METODE ARITHMETIK - SALURAN DRAINASE
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Latar belakang perencanaan ini adalah akibat adanya perubahan tata guna lahan yang sebelumnya merupakan tanah kosong / persawahan menjadi lahan berpaving dan beton .Kondisi ini dapat menimbulkan dampak yang cukup besar terhadap siklus hidrologi di sekitar kawasan. Limpasan Air hujan yang sebelum terbangunnya kawasan perumahan dapat langsung meresap kedalam tanah dan sebagian kecil melimpas kesaluran, setelah terbangun kawasan perumahan limpasan air hujan tersebut mengalir seluruhnya ke saluran – saluran terdekat. Sehubungan dengan hal tersebut maka perlu dilakukan evaluasi sistem drainase dan identifikasi permasalahan maupun dampak yang mungkin terjadi akibat dibangunnya kawasan perumahan ini ,sehingga nantinya akan menjadi rekomendasi dalam penanganan permasalahan sistem drainase. Berdasarkan hasil pengamatan kondisi eksisting, penulis melakukan analisa perencanaan dengan Metode Arithmetik (untuk mengetahui curah hujan rata-rata pertahun), Metode Gumbel (mengolah data curah hujan rata-rata menjadi data tinggi hujan rencana), Metode Mononobe (menghitung intensitas hujan harian rencana), juga Metode Rasional Praktis (menghitung debit aliran hujan rencana). Metode-metode tersebut memberikan kemudahan dalam mendapatkan perencanaan yang tepat. Data yang dibutuhkan untuk menjalankan metode-metode tersebut adalah peta jaringan irigasi Kabupaten Sidoarjo, peta saluran pematusan dan daerah pengaliran, peta site plan dan rencana daerah pengaliran, system drainase, dan dimensi saluran rencana perumahan, data curah hujan harian dalam 10 tahun (tahun 2007-2016), dan sebagainya. Outputnya berupa data overland flow time (waktu yang diperlukan air untuk mengalir diatas permukaan tanah dari titik terjauh menuju ke system saluran), Channel Flow Time (waktu yang diperlukan air untuk mengalir di saluran sampai dengan titik control yang ditentukan), waktu konsentrasi (waktu yang dipergunakan oleh air limpasan untuk mengalir dari titik terjauh pada suatu daerah pengaliran ke titik kontrol yang ditetapkan pada bagian hilir), catchmen area (luas daerah tangkapan air), dan sumur resapan. Tahap analisa terakhir, penulis merencanakan dimensi dan konstruksi saluran dan sumur resapan beserta anggaran biaya pembangunannya yang didasarkan pada analisa harga bahan bangunan dan upah kerja di wilayah Kabupaten Sidoarjo semester 1 tahun 2019 dari Dinas Perumahan ,Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo.