SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELAYAKAN BESAR PINJAMAN KOPERASI BERDASARKAN JUMLAH PINJAMAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDICTIVE WEIGHTING (SAW) (STUDI KASUS : PT. PRO MANUNGGAL SOLUSI)
Penulis SULISTIONO, KHOIRUDINTA
2019
406/UB/FT-Inf/19
Ind
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELAYAKAN BESAR PINJAMAN KOPERASI BERDASARKAN JUMLAH PINJAMAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDICTIVE WEIGHTING (SAW) (STUDI KASUS : PT. PRO MANUNGGAL SOLUSI)
#12043091Pengarang: SULISTIONO, KHOIRUDIN
Pembimbing Pertama: Fardanto Setyatama, S.Kom., M.MT.
Jenis: TA
Penerbit: UBHARA - FT. informatika
Tahun Terbit: 2019
Bahasa: Ind
Kode: 406/UB/FT-Inf/19
No. Klasifikasi: 621.3 Sul s
Jenis Karya: S1
Jenis
TA
Tahun
2019
Status
Tersedia
Kode
406/UB/FT-Inf/19
Deskripsi Fisik
xvi + 90 hlm, 30 cm
Subyek
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN - METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING
Kata Kunci
Anotasi
ABSTRAK Koperasi Karyawan PMS merupakan koperasi simpan pinjam yang bertujuan untuk memberikan jasa penyimpanan dan peminjaman pada karyawan yang bekerja di PT. Pro Manunggal Solusi dan masih belum memiliki sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Sistem pendukung keputusan dibutuhkan dalam menentukan kelayakan pinjaman koperasi pada karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu mempermudah dan mempercepat serta meminimalisir kesalahan yang terjadi dalam proses penilaian kelayakan peminjam koperasi. Metode yang digunakan untuk pengambilan keputusan ini yaitu menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Enam kriteria yang dipergunakan untuk proses penilaian kelayakan pinajaman yaitu kriteria 1 (Besar Pinjaman), kriteria 2 (Tujuan Pinjaman), kriteria 3 (Gaji), kriteria 4 (Jabatan), kriteria 5 (Umur), kriteria 6 (Masa Kerja). Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa setiap karyawan pinjamannya akan disetujui sesuai perangkingan dan dibatasi dengan saldo. Jika saldo mencukupi maka pinjaman akan disetujui tapi jika saldo kurang maka pinjaman akan ditolak. Dari total nilai hasil perangkingan, pinjaman yang disetujui dengan saldo mencukupi yaitu Susanto (0,82) dengan besar peluang 12,13 %, Sentot Sudiyantono (0,80) dengan besar peluang 11,83 %, dan Siswandi (0,73) dengan besar peluang 10,80 %.