TA

APLIKASI SISTEM PENENTUAN KARYAWAN BARU BERBASIS ANDROID DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) (STUDI KASUS: PT. MULTISARANA FORTISINDO)

Penulis FIRDAUS, AKHMAD
Jenis

TA

Tahun

2019

Kode

460/UB/FT-Inf/19

Bahasa

Ind

TA Tersedia
Unduh Laporan

APLIKASI SISTEM PENENTUAN KARYAWAN BARU BERBASIS ANDROID DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) (STUDI KASUS: PT. MULTISARANA FORTISINDO)

#13043128

Pengarang: FIRDAUS, AKHMAD

Pembimbing Pertama: Rani Purbaningtyas, S.Kom., MT.

Jenis: TA

Penerbit: UBHARA - FT. informatika

Tahun Terbit: 2019

Bahasa: Ind

Kode: 460/UB/FT-Inf/19

No. Klasifikasi: 621.3 Fir a

Jenis Karya: S1


Jenis

TA

Tahun

2019

Status

Tersedia

Kode

460/UB/FT-Inf/19

Deskripsi Fisik

xviii + 61 hlm, 30 cm

Subyek

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN - METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

Kata Kunci

Perangkingan Simple Addictive Weighting SAW Rekrutmen

Anotasi

ABSTRAK Suatu Perusahaan akan berkembang dengan pesat apabila para karyawan mempunyai visi dan misi yang jelas dengan kualitas sumber daya manusia yg bagus. Oleh karena itu tim Human Resource Development (HRD) selalu berupaya mengadakan rekrutmen karyawan yang efektif dalam penambahan tenaga kerja. Saat ini tim HRD dari PT. Multisarana Fortisindo akan mengadakan rekrutmen karyawan baru melalui seleksi yang efektif yaitu dengan Aplikasi Sistem Penentuan Rekrutmen Karyawan Baru menggunakan metode Simple Addictive Weighting (SAW) berbasis android. Dengan adanya aplikasi ini, tim HRD mendapatkan hasil nilai tertinggi seorang peserta dari tes rekrutmen tesebut dengan cepat melalui metode penjumlahan berbobot atau SAW. Metode SAW menyeleksi alternatif (peserta tes) terbaik dari sejumlah alternatif yang ada kemudian dilakukan proses perangkingan jumlah nilai bobot dari semua kriteria, kriteria tersebut meliputi tes kepribadian, kemampuan bidang, kemampuan umum, kemampuan manajerial, dengan nilai bobot masing masing adalah 25%, 30%, 25% dan 20. Dari 15 alternatif telah ditentukan bahwa nilai tertinggi adalah 0,93 atas nama “M. Syiroyyudin”. Sehingga hasil rekomendasi karyawan baru menjadi lebih objektif karena HRD tidak menentukan alternatif yang akan dipilih secara langsung.

Di-entri: 21 September 2020 04:54