TA

STUDI PERENCANAAN ULANG RIGIT PAVEMENT DAN SALURAN SAMPING DI RUAS JALAN WAINGAPU KM 45+550 – MELOLO KM 52+550 NUSA TENGGARA TIMUR MENGUNAKAN STANDART PERENCANAAN SNI 2003

Penulis Hermon, Ignasius Loisensi
Jenis

TA

Tahun

2019

Kode

525/UB/FT-Sip/19

Bahasa

Ind

TA Tersedia
Unduh Laporan

STUDI PERENCANAAN ULANG RIGIT PAVEMENT DAN SALURAN SAMPING DI RUAS JALAN WAINGAPU KM 45+550 – MELOLO KM 52+550 NUSA TENGGARA TIMUR MENGUNAKAN STANDART PERENCANAAN SNI 2003

#1514211025

Pengarang: Hermon, Ignasius Loisensi

Pembimbing Pertama: Anik Budiati., ST., MT

Jenis: TA

Penerbit: Surabaya: FT- Sipil

Tahun Terbit: 2019

Bahasa: Ind

Kode: 525/UB/FT-Sip/19

No. Klasifikasi: 693.5 Her s

Jenis Karya: S1


Jenis

TA

Tahun

2019

Status

Tersedia

Kode

525/UB/FT-Sip/19

Deskripsi Fisik

xvi + 96 hal; 30 cm

Subyek

RIGIT PAVEMENT

Kata Kunci

Drainasi pelat penulangan pondasi rigit pavement sambungan SNI

Anotasi

Abstrak Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang berperan dalam sektor perhubungan terutama untuk mobilisasi manusia maupun distribusi barang dari suatu daerah ke daerah lainnya. Ruas jalan Waingapu melolo merupakan jalan yang menghubungkan kabupaten Sumba timur dan kabupaten Sumba barat yang akan dijadikan jalan profinsi, dengan perencanaan lebar jalan 6 meter tanpa median pemisah arah, lebar bahu 2 meter kiri dan kanan, dan menggunakan saluran drainase samping jalan. Studi Perencanaan ulang ruas jalan Waingapu – Melolo mengacu pada SNI 2003 atau Pd T-14-2003,Perencanaan perkerasan beton semen, Depertemen Permukiman dan Prasarana Wilayah atau biasa disebut SNI perencanaan jalan beton 2003, sedangkan untuk perencanaan saluran drainase samping mengacu pada modul perencanaan drainase permukaan jalan tahun 2016. Perencanaan ini berfungsi untuk mendapatkan tebal pondasi perkerasan rigit pavement yang mampu bertahan sesuai dengan umur rencana 20 tahun, juga hasil perhitungan tebal pelat yang mampu bertahan sesuai dengan umur rencana 20 tahun, dan penulangan yang mampu membatasi lebar retakan yang timbul pada daerah dimana beban terkonsentrasi agar tidak terjadinya pembelahan pelat beton pada daerah retak tersebut, dan sambungan yang sesuai dengan aturan dan ketentuan SNI 2003 untuk jenis sambungan, dan geometri sambungan. Berdasarkan perencanaan perkerasan rigit pavement yang sesuai dengan standart perencanaan perkerasan kaku SNI 2003,dan perencanaan drainase yang sesuai dengan panduan modul-3 perencanaan drainase samping jalan 2016. mendapatkan tebal pondasi perkerasan Irigit pavement 12,5 cm, tebal pelat 12,5 cm dengan tulangan memanjang berdimensi 9 mm dan tulangan melintang berukuran 8 mm, dimensi sambungan memanjang 16 mm dengan panjang 69 cm dan sambungan melintang berdiameter 33 mm dengan panjang 45 cm, dan saluran samping dengan dimensi yang berbeda-beda dan di bagi menjadi 20 segmen berdasarkan letak jembatan dan goronggorong.

Di-entri: 20 September 2020 04:54